Breaking News:

Vaksin Covid

Hingga Kemarin, 1.960 Nakes di Kabupaten Magelang Telah Lakukan Vaksinasi Covid-19 

Sedikitnya 1.960 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Magelang telah mendapat program vaksin Covid-19 sejak diluncurkannya

istimewa
Suasana kick off program vaksinasi di Kabupaten Magelang yang digelar di rumah dinas bupati dan disiarkan secara daring, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sedikitnya 1.960 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Magelang telah mendapat program vaksin Covid-19 sejak diluncurkannya vaksinasi Covid-19 pada Senin lalu di wilayah itu.

Mereka juga akan mengikuti proses penyuntikan yang kedua setelah 14 hari kemudian. 

"Berdasarkan validasi yang masuk kepada kami, sampai Sabtu 30 Januari kemarin 1.960 SDMK yang sudah divaksin. Jumlah itu masih akan bertambah sedikit lagi," kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo.

"Itu yang 14 hari adalah perhitungan minimal dan kalau kurang tidak bisa. Tapi kalau kebih dari 14 hari masih bisa karena maksimal 28 hari," lanjutnya. 

Baca juga: Dinas Kesehatan DI Yogyakarta Belum Menerima Laporan KIPI Kondisi Berat Sampai Har Ini

Baca juga: Federasi Serikat Pekerjaan Rokok Minta Perda KTR di Kulon Progo Direvisi

Dwi menerangkan, program vaksin kepada para nakes agak sedikit terkendala.

Sebab, terdapat sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi jika hendak divaksin Covid-19. 

"Misal ada yang masih sakit seperti flu atau yang ringan lainnya. Atau dia tidak datang dan bisa juga esklusi serta lain sebagainya," ujarnya. 

Baca juga: Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto Siap Emban Tugas di Periode Kedua

Dwi menjelaskan, saat hendak divaksin seseorang mesti melewati beberapa meja validasi dan juga screening. Pada kasus nakes yang di Kabupaten Magelang, cukup banyak dari mereka yang tidak lolos saat di screening di meja ke dua. 

"Bisa jadi dia penyintas atau komorbid," kata dia. 

Dari sekitar 2.762 nakes yang akan divaksin beberapa diantaranya gagal sehingga tidak mendapat program itu.

Di antaranya yakni sejumlah 397 esklusi, ditunda karena sakit ringan 246, dan tidak hadir 224 orang. (jsf)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved