Buah Bibir
BUAH BIBIR : Puti Andam, Lebih Nyaman Disebut Artisan Ketimbang Chef Pastry
Puti Andam tidak terpikir untuk menjadi seorang chef hingga saat ini, dia merasa jika lebih nyaman dikenal sebagai artisan ketimbang dijuluki chef.
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Puti Andam Suri Faniska sempat merasakan kebimbangan sebelum akhirnya berkecimpung di dunia kuliner.
Dia harus memilih antara kesukaan dan minatnya pada seni rupa atau terus terkenang betapa senangnya dia saat diajak almarhumah sang ibunda membeli kue di kedai kopi.
Dan pilihannya jatuh pada patisserie atau kuliner pastry.
Utti panggilan akrabnya akhirnya memilih untuk memperdalam dunia pastry dengan bersekolah di SMK N 6 Yogyakarta.
" Saya tidak mengira bahwa jalan dan pilihan yang saya ambil dan saya tentukan sejak duduk di kelas 3 SMP itu saya geluti sampai sekarang," ungkapnya pada Tribunjogja.com, Kamis (28/1/2021).
Baca juga: BUAH BIBIR : Shella Yolanda Selvi Gabungkan Seni Lukis dan Seni Clay
Sejak kecil, Utti memang tidak terpikir untuk menjadi seorang chef hingga saat ini, dia merasa jika lebih nyaman dikenal sebagai artisan ketimbang mendapat julukan chef.
Setelah lulus SMK, Utti pernah mengikuti beberapa kursus dekorasi kue untuk mengasah kemampuannya.
Barulah saat di jenjang perkuliahan dia mulai belajar pula tentang manajemen patisserie.
Tak hanya di dalam negeri, gadis kelahiran tahun 1995 ini juga mendapat kesempatan menjadi perwakilan kampusnya untuk terbang ke Bangkok, Thailand.
" Dan luckily pada semester 2, saya ditunjuk sebagai representative kampus untuk berpartisipasi di dalam acara Asean Leadership Camp yang salah satu acaranya terdapat Indonesian Food Promotion di Burapha University International College, Bangkok, Thailand," ujarnya.
" Pada semester 4 saya juga diberi kesempatan untuk magang di salah satu resort di Phuket Thailand. Sehingga banyak hal yang bisa saya pelajari di sana," imbuhnya.
Lulus dari bangku kuliah, Utti memulai karirnya tahun 2017 sebagai staff pastry di Sheraton Mustika Resort and Spa Yogyakarta.
Setelah itu, dia sempat bekerja juga di Eastparc, Grand Mercure Surabaya, dan saat ini bekerja di Fourseason Jakarta.
Sebagai seorang pastry chef, Utti tentu punya koki idola dan keinginan untuk bekerja sama dengan beberapa tokoh yang berpengaruh di dunia kuliner.
Saat dengan siapa dia ingin bekerja sama, wanita yang hobi fotografi ini ingin bisa bekerja dengan satu di antara MOF (Un des Meilleurs Ouvriers de France) atau sebutan untuk profesional chef di dunia dari Prancis, semisal Pierre Hermé, Yann Couvreur, atau Maison Laduree.
Baca juga: BUAH BIBIR : Hasna Novalia Wibisono Pilih Hidup Sehat untuk Investasi di Masa Depan
"Saya juga pernah bertemu sosok chef idola saya seperti Johan Martin, Fancisco Migoya dan Nina Tarasova sewaktu saya mengikuti master class di tahun 2018-2019," ucapnya.
Jika tak sedang berkutat di dapur membuat aneka kue lezat, Utti lebih memilih untuk menjalani hobinya yaitu fotografi dan bermain biola.
Dia mengaku, "Sejak duduk di bangku SD kelas 4, saya sudah les biola, dan sampai sekarang saya masih memainkan biola saat saya sedang penat dengan rutinitas harian."
Selain itu, Utti juga senang menepi berlibur ke tempat yang tak terlalu ramai untuk menyegarkan pikiran.
Bicara soal impian karirnya, suatu hari nanti Utti memiliki baking studio.
" Di sana selain ada cake shop-nya, di sana saya bisa explore ilmu saya dengan program course yang saya buat. Sehingga ada wadah edukasi untuk setiap orang yang ingin mendalami ilmu pastry dan prakteknya," ungkapnya.
" Sejauh ini, saya juga sangat menyukai coklat dan vanilla, nantinya saya ingin bekerjaa sama dengan petani Indonesia untuk memproduksi coklat dan vanilla pod sendiri, memberdayakan local farm adalah impian saya juga," lanjutnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/buah-bibir-puti-andam-lebih-nyaman-disebut-artisan-ketimbang-chef-pastry.jpg)