Breaking News:

Dua Bulan Operasi Pekat, Polres Klaten Sita 673 Botol Miras

Jajaran Polres Klaten menyita ratusan botol minuman keras (miras) berbagai jenis selama menggelar razia pada bulan Desember 2020

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Kasatsabhara Polres Klaten AKP Edi Sukamto (tengah) didampingi Kasubaghumas Iptu Nahrowi (kiri) saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Jajaran Polres Klaten menyita ratusan botol minuman keras (miras) berbagai jenis selama menggelar razia pada bulan Desember 2020 dan Januari 2021.

Kasatsabhara Polres Klaten, AKP Edi Sukamto, mewakili Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan selama dua bulan tersebut pihaknya menyita 673 botol miras dari berbagai tempat saat menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat).

"Untuk bulan Desember kami laksanakan 62 kegiatan dengan total 607 botol miras yang kita sita," ujarnya saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Rabu (29/1/2021).

Baca juga: SHIO Beruntung dan Kurang Beruntung Hari Ini Jumat 29 Januari 2021, Peruntungan Lengkap 12 Shio

Baca juga: Info Prakiraan Cuaca BMKG Yogyakarta Hari Ini, Jumat 29 Januari 2021

Selanjutnya, ia menambahkan pada bulan Januari 2021, pihaknya sudah 20 kali melaksanakan razia di sejumlah tempat dengan total barang bukti sebanyak 66 botol miras.

Ia mengatakan, barang bukti (BB) miras yang disita pada bulan Desember cenderung lebih banyak karena bertepatan dengan adanya agenda-agenda besar seperti pelaksanaan Pilkada, libur akhir tahun dan tahun baru.

"Saat Desember kita antisipasi Pilkada dan juga pergantian tahun baru sehingga hasilnya memang cukup banyak yang disita," katanya.

Kasatsabhara pun merinci, dari 673 botol miras yang pihaknya sita, 377 botol diantaranya merupakan ciu jenis gedang klutuk.

Baca juga: Ramalan Zodiak Jumat 29 Januari 2021, Prediksi Horoskop Beruntung dan Kurang Beruntung Hari Ini

Baca juga: Ganjar Sampai Pasang Resleting di Lengan Agar Tetap Bisa Pakai Baju Adat Riau saat Vaksinasi

"Dari jumlah itu, yang paling trending masih ciu gedang klutuk. Jumlah ini ada 377 botol. Tapi ada juga jenis ciu murni, namun jumlahnya tidak seberapa. Selain itu ada juga merek miras lainnya yang kita sita" katanya.

Kemudian AKP Edi Sukamto melanjutkan, untuk proses penjualan juga terjadi perkembangan melalui sistem cash on delivery (COD).

"Dari beberapa kegiatan ini sistem pembeliannya ada juga yang COD khususnya di miras jenis ciu. Janjiannya dimana dan ketemunya dimana," imbuhnya. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved