Breaking News:

Bocah 13 Tahun Tabrak 8 Motor di Banguntapan Bantul, Ini Pasal dan Ancaman Hukuman yang Diterapkan

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyidikan terkait peristiwa yang terjadi di depan RSPAU Hardjolukito, Banguntapan Bantul tersebut.

dok.istimewa
Ilustrasi 

Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan bermula saat lampu lalu lintas di simpang RSPAU Hardjolukito, Banguntapan Bantul menyala merah.

Saat itu, ada 8 kendaraan yang berhenti untuk menunggu lampu merah.

Namun tiba-tiba mobil yang dikendarai EHSW melaju cukup kencang dan langsung menabrak motor yang ada di depannya. 

Akibat dari kecelakaan tersebut para pengendara motor terpental, beberapa orang mengalami luka-luka.

Mulai luka terbuka, memar, patah tulang, dan ada satu korban meninggal dunia.

Kanit Laka Lantas Polres Bantul, Iptu Maryono, mengatakan anak pelaku di dalam mobil bersama ayahnya.

Warga Trucuk, Klaten tersebut rencananya akan pergi ke Srandakan, Bantul. 

Semula ayah pelaku yang menyetir, namun kemudian digantikan oleh EHSW.

Alasannya, ayah pelaku merasa tidak enak badan. 

"Perjalanan ke Srandakan dari Klaten. Sesampainya di bandara (Adisucipto), digantikan oleh anak pelaku. Karena ayahnya tidak enak badan. Saat kejadian hujan deras, mungkin juga karena belum mahir menyetir, sehingga terjadi kecelakaan," katanya, Jumat (29/01/2021).

ilustrasi
ilustrasi (internet)

Ia melanjutkan secara hukum anak pelaku memang belum diperbolehkan menyetir. Sebab usianya masih 13 tahun.

Namun demikian, anak tersebut memang sudah sering menyetir mobil. 

"Kalau informasi dari ayahnya, memang anaknya sudah terbiasa menyetir mobil. Tetapi secara hukum memang belum boleh menyetir,"lanjutnya.

Ia menyebut pihaknya belum menetapkan anak pelaku sebagai tersangka. Sebab pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Pihaknya juga harus mengikuti proses peradilan anak, mengingat anak pelaku masih di bawah umur. 

"Kalau unsur kelalaian ada, tetapi kan anak masih di bawah umur jadi masih harus mengikuti proses peradilan anak. Bisa terancam pasal 310 KUHP," tambahnya.

( tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved