Breaking News:

Kriminalitas

Panjat Dinding dan Jebol Teralis Jendela, Polisi Ringkus Pencuri di Minimarket Prambanan Klaten

Tiga pria harus berurusan dengan polisi lantaran melakukan aksi pencurian di sebuah minimarket di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Kapolsek Prambanan AKP Soeyono (kanan) bersama Kasubag Humas Polres Klaten, Iptu Nahrowi (kiri) saat menunjukan barang bukti berupa rokok curian saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tiga pria harus berurusan dengan polisi lantaran melakukan aksi pencurian di sebuah minimarket di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Adapun tiga pria tersebut berinisial NS, A, dan D.

Namun satu pelaku saat ini masih dalam tahap pengejaran.

Dalam melancarkan aksinya, NS dan dua rekannya terlebih dahulu menunggu minimarket tersebut tutup.

Baca juga: Kisah Kapolri Listyo Sigit Prabowo dari Teman Seangkatan di SMAN 8 Yogyakarta, Disiplin Sejak Dulu

Baca juga: ERUPSI Gunung Merapi: Hingga Rabu Malam, Rentetan Guguran Awan Panas Masih Terus Terjadi

Lalu, setelah melihat situasi aman ia nekat memanjat minimarket tersebut dan mencongkel jendela bagian samping hingga menjebol terali dari jendela minimarket itu.

Kapolsek Prambanan, AKP Soeyono mengatakan jika aksi pencurian yang dilakukan NS dan temannya itu terjadi pada Jumat (8/1/2021) sekitar pukul 02.20 WIB.

"Modus operandi dari pelaku tersebut, pada saat minimarket tutup, NS dan temannya merusak jendela dan teralis dari minimarket tersebut dan masuk ke dalamnya," ujarnya dalam jumpa pers di Mapolres Klaten, Rabu (27/1/2021).

Hanya saja, lanjut Kapolsek, niat dari NS dan rekannya itu diketahui oleh penjaga minimarket karena CCTV yang ada di minimarket dihubungkan ke handphone penjaga tersebut.

Selanjutnya, penjaga minimarket itu bergegas untuk melaporkan aksi para pelaku tersebut ke Polsek Prambanan dan dua pelaku berhasil diringkus saat masih sedang berada dalam minimarket itu.

Menurut Kapolsek, NS mengaku sudah dua kali melancarkan niatnya itu, namun keduanya selalu gagal.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kamis Hari Ini

Baca juga: PWI DIY Kolaborasi dengan Sidik, Jual Lukisan Demi Bantu Relawan Merapi dan Penanggulangan Pandemi

"Dari keterangan NS mengaku sudah dua kali melakukan aksinya itu, tapi selalu gagal," imbuhnya.

Atas perbuatan pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka, minimarket di daerah Prambanan itu mengalami kerugian sebesar Rp 3,7 juta.

Adapun barang bukti (BB) yang ikut diamankan dalam peristiwa itu yakni ratusan bungkus rokok berbagai merek, satu unit sepeda motor, hingga jaket yang dikenakan pelaku dan barang bukti lainnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4 dan 5 KUHP Jo Pasal 53 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) tahun penjara.  (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved