Kabupaten Klaten

Bupati Sri Mulyani jadi Orang Pertama di Kabupaten Klaten yang Disuntik Vaksin Covid-19

Bupati Klaten, Sri Mulyani akhirnya menjadi orang pertama yang menjalani vaksinasi COVID-19 sinovac tahap pertama di Kabupaten Klaten.

Editor: Hari Susmayanti
Dok Tim Pemberitaan Dinas Kominfo
Bupati Klaten Sri Mulyani disuntik vaksin covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani akhirnya menjadi orang pertama yang menjalani vaksinasi COVID-19 sinovac tahap pertama di Kabupaten Klaten.

Vaksinasi covid-19 tahap pertama di Kabupaten Klaten dilaksanakan di RSD Bagas Waras pada Senin (25/1/2021) yang lalu.

Sri Mulyani menjadi orang pertama yang divaksin covid-19 untuk meyakinkan masyarakat kalau vaksin produksi Sinovac tersebut aman.

Dengan begitu, harapannya, warga tidak ragu untuk melaksanakan vaksinasi sekaligus menekan penularan virus covid 19 yang terus bertambah.

Selain Bupati Klaten, terdapat 10 orang yang juga divaksinasi pada hari itu. 

Tokoh penting itu seperti Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Fajar Ismoyo, Kapolres Kabupaten Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu, Kepala Kejaksaan Negeri Klaten Ferry Mupahir, Kepala Pengadilan Negeri Klaten Hera Kartiningsih , Komandan Kodim 0723 Klaten Letkol Inf Jony Eko Prasetyo dan sejumlah tokoh agama.

Baca juga: UPDATE COVID-19 Klaten, Rabu 27 Januari 2021, Tambahan 86 Kasus Baru, 3 Orang Meninggal Dunia

Baca juga: Resmi Teken SE PPKM Tahap Kedua, Bupati Klaten Sri Mulyani Minta Hal Ini ke Warganya

Kepada Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten Bupati Sri Mulyani mengaku lebih tenang setelah menjalani vaksinasi covid-19.

Sakit saat divaksin pun tidak begitu dirasakan sehingga tak perlu takut dan ragu menjalani vasksinasi.

“Setelah dilakukan dan diberi vaksin saya merasa lebih tenang karena kekebalan dalam tubuh saya pasti akan lebih meningkat.  Ibaratnya ada benteng di dalam tubuh saya. Maka dari itu masyarakat tidak usah takut dan khawatir akan vaksin ini  karena dengan divaksin akan membentengi kita dari virus covid-19 ” ungkapnya.

Sebelum divaksinasi, Bupati Klaten Sri Mulyani harus melakukan beberapa tahapan pengecekan administrasi dan medis seperti verifikasi kemudian tahap scrinning kesehatan, dan terakhir tahap penyuntikan vaksin.

Pada vaksinasi tahap pertama ini akan diikuti  48 fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang terdiri dari 12 rumah sakit, 1 Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas), 1 Klinik Pratama Polres Klaten dan 32 Puskesmas di Kabupaten Klaten.

Pelaksanaan vaksinasi sendiri akan dilanjutkan  sampai  Kamis 28 Januari 2021 dengan jumlah sasaran tenaga kesehatan sebanyak 5.993 orang.

Kepala Dinas Kesehatan sekaligus juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Cahyono Widodo menjelaskan tujuan dari vaksinasi ini untuk memberi kekebalan imun. 

Karena jumlah vaksin terbatas, maka prioritas pelaksanakan vaksinasi akan diutamakan bagi tenaga medis dan petugas layanan publik.

“Vaksinasi Covid-19 ini bertujuan untuk mengurangi penularan covid-19, meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian akibat covid-19 di Kabupaten Klaten dan meningkatkan herd imunity atau kekebalan imun yang akan terbentuk setelah dilakukan vaksinasi,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Pemberitaan Dinas Kominfo menyebutkan Pemkab Klaten telah menerima sebanyak 12.040 vial single dose vaksin covid-19 Sabtu sore (23/01/2021). 

Saat ini vaksin itu disimpan  di Gudang Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten. (Tribunjogja)

 
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved