Breaking News:

Berita Kesehatan

Alasan Utama Penderita Diabetes Harus Rutin Periksa Bagian Kaki

Ulkus diabetes mempengaruhi 1 dari 10 penderita diabetes, dan perlu ditangani dengan cepat untuk mencegahnya menjadi lebih serius.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Shutterstock/ROOMPHOTO
Ilustrasi luka diabetes di kaki 

TRIBUNJOGJA.COM - Para penderita diabetes kerap kali mengalami luka di bagian kakinya.

Ada yang mengalami luka terbuka, luka seperti melepuh hingga infeksi jika terjadi kerusakan syarat.

Oleh karena itu, orang dengan diabetes harus rutin memeriksakan kaki mereka di layanan kesehatan.

Ini juga bisa dilakukan setiap hari untuk melihat ada tidaknya perubahan-perubahan kondisi di bagian kaki.

Komplikasi kaki relatif umum. Dengan ulkus diabetes kaki saja mempengaruhi 1 dari 10 penderita diabetes, dan perlu ditangani dengan cepat untuk mencegahnya menjadi lebih serius.

Tujuan Pemeriksaan pada Bagian Kaki

Diabetes dapat mempengaruhi saraf serta sirkulasi darah yang penting bagi kaki kita.

Lepuh, luka bakar, dan luka mungkin terjadi dan jika Anda menderita kerusakan saraf, Anda mungkin tidak merasakan sakitnya.

Mungkin tidak mudah untuk menemukan kerusakan saraf karena muncul secara bertahap; Inilah sebagian alasan mengapa pemeriksaan kaki sekali setahun penting.

Sirkulasi darah perlu diperiksa karena sirkulasi yang baik dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kaki Anda; dari saraf dan otot di dalam hingga kulit luar.

Baca juga: Ciri-ciri Ulkus Diabetikum, Luka di Kulit Akibat Tingginya Kadar Gula Penderita Diabetes

Seberapa sering pemeriksaan kaki harus dilakukan?

Penderita diabetes harus melakukan pemeriksaan kaki setidaknya setahun sekali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved