Breaking News:

Pejabat Forkompimda Kota Magelang Mulai Mendapat Vaksinasi Covid-19

Pemkot Kota Magelang menggelar vaksinasi Covid-19 perdana untuk pejabat publik, Senin (25/1/2021).

Penulis: Inang Jalaludin Shofihara
Editor: Mikhael Gewati
DOK. Humas Pemkot Magelang
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito membuka pencanangan vaksin Covid-19 di pendopo RSUD Tidar, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.com – Sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Magelang mulai mendapat vaksin Covid-19 di pendopo Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tidar, Senin (25/1/2021).

Vaksinasi itu pun menjadi awal pencanangan vaksinasi Covid-19 di kota berjuluk “de Tuin van Java” atau “Tamannya Pulau Jawa” tersebut.

Adapun, para pejabat yang disuntik, di antaranya Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, Sekretaris Daerah Joko Budiyono, Kepala Staf Komando Distrik Militer 0705/Magelang Sudarno, Ketua Pengadilan Negeri Kota Magelang Sri Harsiwi, Ketua Kejaksaan Negeri Siti Aisyah, dan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

Pada pelaksanaan vaksinasi tersebut, tenaga kesehatan (nakes) memeriksa kesehatan awal (screening) para pejabat. Jika sehat dan memenuhi syarat, petugas baru akan menyuntikkan vaksin.

Pejabat seperti Sigit bahkan tidak masuk orang yang mendapatkan vaksin Covid-19 karena usianya sudah lebih dari 60 tahun.

Kepala Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang Budi Prayitno dan Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Magelang Taufik Nurbakin juga tidak lolos screening karena saat itu tekanan darahnya tinggi.

"Terima kasih kepada semua pihak, utamanya dinas kesehatan (dinkes) dan RSUD Tidar yang telah mempersiapkan pencanangan vaksinasi Covid-19 ini dengan baik,” ujar Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja, Selasa (27/1/2021).

Dia mengatakan, pihaknya memulai vaksinasi dalam rangka menciptakan herd immunity atau kekebalan kolektif. Dengan begitu, masyarakat nantinya juga akan memiliki kekebalan tubuh terhadap infeksi Covid-19.

Namun demikian, Sigit mengingatkan bahwa vaksin bukan satu-satunya cara untuk mencegah Covid-19. Meski sudah divaksin, protokol kesehatan tetap harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Vaksinasi tidak segala-galanya, ini usaha pemerintah untuk mencegah tapi protokol kesehatan tetap berlaku ketat, jangan lengah," tegasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved