Breaking News:

Penutupan Saham Terpuruk di Zona Negatif, Saham BMRI Paling Banyak Diburu Asing

Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup terkapar di zona merah turun -118.40 poin

thikstockphotosIlustrasi
Ilustrasi IHSG 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup terkapar di zona merah turun -118.40 poin atau -1.89% terpuruk di level 6.140, pada Selasa (26/01/2021).

Sejak pembukaan IHSG bergerak tipis, bolak-balik di antara zona positif dan negatif, akhirnya indeks tidak mampu bertahan di atas middle band dan semakin melemah.

BRI Danareksa Sekuritas DIY, Elton B Satrianto mengatakan, memanasnya tensi antara China dengan Taiwan diperkirakan yang memberati indeks dalam negeri dan regional pada pergerakan saham. 

"Tak hanya itu, mayoritas indeks sektoral juga mengalami tekanan seiring tekanan yang terjadi pada indeks komposit.

Pelemahan indeks sektoral dipimpin oleh sektor properti yang mencatatkan penurunan sebesar -2.90%, diikuti oleh sektor Agriculture turun -2.70% dan Infrastruktur yang melemah -2.62%," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Selasa (26/01/2021).

Baca juga: Pergerakan IHSG Diprediksi Mengalami Kontraksi, Rekomendasi Saham Hari Ini UNVR, ICBP, dan INCO

Meskipun indeks melemah pada perdagangan hari ini, investor asing mencatatkan total pembelian bersih (net buy) di all market sebesar Rp346 miliar dan sebesar Rp251 miliar di reguler market.

Investor asing nampak mengkoleksi saham Bank Mandiri (+1.03%) yang menjadi top net foreign buy hari ini diikuti oleh saham BBRI (-2.72%) dan MDKA (+2.89%).

Sedangkan saham BBCA (-3.06%) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing pada hari ini, diikuti oleh saham ANTM (-6.97%) dan TLKM (-3.26%).

Pengaruh tertekannya perdagangan saham juga datang dari pergerakan bursa reginal yang ditutup di teritori negatif. 

Seperti, indeks Nikkei melemah (-0.96%), Hangseng turun (-2.44%), Shanghai melemah (-1.51%) dan indeks Kospi juga tertekan (-2.14%).

Alhasil, performa indeks juga turun menjadi -2.99% YTD setelah penurunan selama 4 hari berturut-turut selama pembukaan saham. (Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved