Breaking News:

Jawa

Kasus COVID-19 Melandai, Satu Kecamatan di Kabupaten Magelang Masih Zona Merah

Meski tidak memberlakukan Pengetatan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM), namun tren kasus COVID-19 cukup melandai di awal tahun ini. 

TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Grafik kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19, pasien meninggal dan sembuh yang tampak melandai saat ditampilkan dalam sesi pemaparan perkembangan kasus Covid-19 Kabupaten Magelang, Jumat (22/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang patut berbangga dengan kondisi penanggulangan pandemi COVID-19 di wilayah setempat.

Meski tidak memberlakukan Pengetatan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM), namun tren kasus COVID-19 cukup melandai di awal tahun ini. 

"Sekarang Kabupaten Magelang sudah berada di zona oranye dan tingkat kesembuhannya berada di angka 10 besar terbaik se Jawa Tengah," kata Kasi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Susetyo, Jumat (22/1/2021). 

Dwi menerangkan, saat ini hanya satu kecamatan di Kabupaten Magelang yang berstatus zona merah yakni Bandongan.

Baca juga: Antisipasi Covid-19, Pemkab Magelang Siapkan Fasilitas Isolasi Khusus di Tempat Pengungsian Merapi

Dua berstatus oranye yakni Dukun dan Ngablak dan sisanya berada di zona oranye. 

"Tapi ini dinamis dan selalu berubah-ubah sesuai dengan 12 indikator pengukurannya," jelas Dwi. 

Dia juga menambahkan, saat ini angka reproduksi dasar dari infeksi COVID-19 di wilayah setempat berada di angka 0,98.

Menurutnya, jika angka itu berada di bawah satu artinya angka penularan bisa disebut cukup rendah. 

Dari akumulasi data mulai dari 1-21 Januari, grafik harian konfirmasi baru kasus COVID-19 mengalami penurunan di Kabupaten Magelang.

Baca juga: Penularan Covid-19 Masih Cenderung Tinggi, Masyarakat Magelang Wajib Perketat Protokol Kesehatan

Kasus tertinggi berada di angka 146 kasus per hari pada 4 Januari lalu dan terendah pada 16 Januari dengan tambahan sebanyak 31 kasus per hari. 

"Apabila seluruh komponen bergerak bersama dalam penanggulangan COVID-19, maka kami optimistis bahwa ini bisa membaik dari hari ke hari. Apalagi ditambah dengan perpanjangan PTKM dari pemerintah pusat," kata Dwi. 

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menyatakan, meski Kabupaten Magelang tidak menerapkan pemberlakuan PTKM, namun pihaknya tetap melakukan pembatasan terhadap kegiatan yang berpotensi menyebabkan kerumunan. 

"Kami sifatnya penyangga dukungan dari wilayah sekitar. Tapi tetap ada pembatasan. Makanya kami harap masyarakat dan OPD bisa lebih giat bahu-membahu dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," ujar dia. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved