Breaking News:

Kabupaten Sleman

Ini Penjelasan Medis Mengapa Bupati Sleman Sri Purnomo Bisa Terpapar Covid-19 Meski Sudah Divaksin

Ini penjelasan secara medis mengapa Bupati Sleman Sri Purnomo bisa terpapar covid-19 meski sudah disuntik vaksin

Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Bupati Sleman,Sri Purnomo menyampaikan tantangan dan pesan bagi Bupati Sleman terpilih usai mencoblos di TPS 23, Jaban, Tridadi, Sleman, Rabu (09/12/2020) 

"Dilaporkan di penelitian ilmiah, sekitar hari ke-12 setelah suntikan (vaksin) pertama, baru mulai terbentuk antibodi, tapi masih sedikit sekali."

"Ibaratnya baru membuat cetakannya, purwarupanya."

"Kemudian nanti hari ke-14, disuntik (vaksin) kedua, baru ini yang bisa dengan cepat meningkatkan antibodinya," ungkap Tonang.

Baca juga: Tujuh Hari Setelah Divaksin, Hari Ini Bupati Sleman Sri Purnomo Umumkan Dirinya Positif Covid-19 

Baca juga: Awal Mula Bupati Sleman Sri Purnomo Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Keterangan Dinkes Sleman

Baca juga: Bupati Sleman Sri Purnomo Positif Covid-19, Berikut Pernyataan Resminya

Sedangkan untuk membentuk antibodi yang mampu melindungi, Tonang menyebut setidaknya membutuhkan waktu 28 hari.

"Hari ke-28 diharapkan tercapai level antibodi yang memberi proteksi," ungkap Tonang.

Lebih lanjut Tonang menjelaskan, orang yang sudah disuntik vaksin Covid-19 masih memungkinkan untuk terkena Covid-19.

"Sebagaimana orang yang pernah kena Covid, masih bisa terinfeksi Covid lagi."

"Bedanya, orang yang pernah kena Covid-19 kalau terkena lagi, gejalanya ringan atau bahkan tanpa gejala."

"Seperti orang diberi vaksin, masih tetap ada risiko untuk kena, tapi kalau pun kena, sudah punya antibodi, sehingga mencegah timbulnya gejala," jelas Tonang.

Sehingga Tonang menegaskan, Bupati Sleman Sri Purnomo positif Covid-19 bukan karena vaksin.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved