Piala Super Italia

Juventus vs Napoli: Yang Ditakutkan Pirlo dari Partenopei di Final Piala Super Italia

Juara Serie A Juventus akan menghadapi juara Coppa Italia musim lalu Napoli dalam final Supercoppa Italiana, di Stadion Mapei pukul 03.00 WIB.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Vincenzo PINTO / AFP
Striker Portugal Juventus Cristiano Ronaldo (kiri) merayakan dengan pelatih Andrea Pirlo setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Spezia dan Juventus di Stadion Dino Manuzzi di Cesena pada 1 November 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM - Andrea Pirlo memperingatkan pasukannya untuk mewaspadai kecepatan dan teknik Napoli di final Piala Super Italia, Kamis (21/1/2021).

Juara Serie A Juventus akan menghadapi juara Coppa Italia musim lalu Napoli dalam final Supercoppa Italiana, di Stadion Mapei pukul 03.00 WIB.

“Napoli adalah tim yang sangat kuat dengan banyak kecepatan dan teknik di sampingnya, jadi kami harus mewaspadai mereka,” kata Pirlo dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.

Baca juga: BPPTKG Catat Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Sebanyak 8 Kali Sore ini

Baca juga: Imbauan BMKG Yogyakarta Terkait Cuaca Ekstrem di DIY, Pangkas Pohon Tinggi Agar Tidak Ambruk

"Mereka memiliki pertahanan yang bekerja sangat ketat, jadi kami harus memanfaatkan peluang mencetak gol yang kami ciptakan."

Merih Demiral adalah pemain terbaru Juve yang absen, bersama dengan Paulo Dybala, Juan Cuadrado, Alex Sandro dan Matthijs de Ligt, dan Bianconeri sudah sakit hati setelah kalah 2-0 dari Inter pada Minggu malam.

“Gigi Buffon memiliki beberapa masalah, jadi Wojciech Szczesny akan menjadi starter di depan gawang.

Leonardo Bonucci membelokkan tembakan Romelu Lukaku di Serie A Italia Inter vs Juventus 17 Januari 2021 di stadion San Siro di Milan.
Leonardo Bonucci membelokkan tembakan Romelu Lukaku di Serie A Italia Inter vs Juventus 17 Januari 2021 di stadion San Siro di Milan. (MIGUEL MEDINA / AFP)

“Ini pertandingan penting, Final, ini datang setelah kekalahan telak di Serie A, jadi kami sangat ingin kembali ke sana dengan determinasi dan rasa lapar untuk membawa pulang trofi.

“Saat kamu kalah seperti itu, kamu tidak akan mengulangi apapun, jadi itu semua adalah pengalaman belajar.

“Kami bertekad untuk membalikkan lembaran baru, melupakan pertandingan hari Minggu dan untungnya kami langsung kembali ke lapangan, jadi kami dapat membuktikan bahwa kami bukan tim yang berbeda dengan yang di San Siro.

“Saya tidak mengatakan kami takut pada Inter, hanya saja kami lembek dibandingkan dengan karakter yang seharusnya kami miliki.

Baca juga: PT KCI Nilai Uji Coba Perdana KRL Yogya-Solo Sukses Dilakukan

Baca juga: CEK DI SINI : SHIO Kamu Masuk Yang Diramalkan Beruntung Hari Ini atau Tidak, Tetap Semangat

“Ini adalah momen yang sulit, ada banyak momen selama satu musim, terutama setelah kehilangan pertandingan penting.

“Merupakan keuntungan bagi kami bahwa kami segera kembali ke lapangan dengan tantangan untuk membawa pulang trofi.

“Saya kecewa untuk para pemain, terutama karena beberapa diserang secara tidak adil. Saya lebih suka kritikus menyerang saya daripada mereka.

“Tidak ada titik balik, tidak ada persimpangan, hanya ada Final untuk dimenangkan dan itulah mengapa kami ada di sini. ”

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved