Cara Mengenali Kadar Kolesterol Tinggi, Berikut Gejala dan Faktor Risikonya

Kolesterol tidak dapat larut dalam air, sehingga tidak bisa berpindah ke seluruh tubuh dengan sendirinya.

Editor: Muhammad Fatoni
medicalnewstoday.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Kolesterol adalah zat seperti lemak yang diproduksi oleh hati.

Zat ini, dalam kadar tertentu, penting dalam metabolisme tubuh.

Kolesterol memiliki peran saat pembentukan membran sel, vitamin D, dan hormon tertentu.

Kolesterol tidak dapat larut dalam air, sehingga tidak bisa berpindah ke seluruh tubuh dengan sendirinya.

Kolesterol membutuhkan bantuan partikel lipoprotein untuk bergerak dalam aliran darah.

Baca juga: Inilah Ukuran Kadar Normal dan Tanda Kolesterol Tubuh Anda Sedang Tinggi

Baca juga: 4 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Jadi Penyebab Kolesterol Naik

Partikel lipoprotein terbagi jadi dua, yaitu low-density lipoprotein (LDL) dan high-density lipoprotein.

Partikel LDL sering dikenal sebagai kolesterol jahat.

LDL dapat menumpuk di arteri dan menyumbat aliran darah, sehingga menyebabkan masalah kesehatan.

Sebaliknya, partikel HDL sering disebut kolesterol baik. Partikel HDL membantu kolesterol kembali ke hati untuk kemudian dibuang.

ilustrasi
ilustrasi (familiana)

Konsumi lemak dalam jumlah tinggi menyebabkan peningkatan kadar kolesterol LDL di darah.

Kadar LDL yang tinggi ini yang sering disebut dengan kolesterol tinggi/hiperlipidemia/hiperkolesterolemia.

Gejala kolesterol tinggi

Kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala apa pun. Pada kebanyakan kasus, kolesterol langsung menyebabkan gangguan kesehatan parah.

Contoh mudahnya, Anda sedang membaca artikel di smartphone Anda, dan tiba-tiba Anda mendapat serangan jantung.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved