Breaking News:

Dinkes Sleman: Total tersisa Puluhan Bed untuk Pasien Covid-19 di Shelter Asrama Haji dan Gemawang

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo memastikan bed atau ranjang di shelter Isolasi pasien Covid-19 di Bumi Sembada masih tersedia.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Penghuni Shelter Asrama Haji Yogyakarta melakukan kegiatan senam pagi saat pandemi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo memastikan bed atau ranjang di shelter Isolasi pasien Covid-19 di Bumi Sembada masih tersedia.

Meskipun, jumlahnya saat ini hampir penuh. 

Kabupaten Sleman memiliki dua shelter isolasi yaitu di Gemawang dengan kapasitas 56 bed.

Lalu, Asrama Haji dengan kapasitas 112 bed. 

Baca juga: AC MILAN: Kata Maldini soal Mandzukic saat Detik-detik Tanda Tangan Kontrak dengan Rossoneri

Baca juga: RSUD Saptosari Gunungkidul Nyatakan Siap Tambah Kapasitas Ruang Perawatan Covid-19

"Di asrama haji terisi 77 (pasien), Gemawang 40," urainya, kepada Tribun Jogja, Selasa (19/1/2021).

Artinya, jika mengacu data tersebut, di shelter Gemawang, saat ini masih tersisa 16 bed.

Sementara di asrama haji masih tersedia 35 bed. 

Joko mengatakan, pasien positif di Kabupaten Sleman banyak yang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Baca juga: Tanggapi Somasi ARDY, Sekda DIY: Kami Akan Hadir Mendengarkan Aspirasi 

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta :  Bertambah 287 Kasus, 1 Pasien Dilaporkan Meninggal Hari Ini

Shelter, kata dia, hanya digunakan bagi pasien yang tidak bisa menjalani Isolasi secara mandiri. 

Adapun soal RS Rujukan Covid-19, Joko mengatakan, di Kabupaten Sleman memiliki 25 rumah sakit rujukan.

Namun, data mengenai ketersediaan bed, diakuinya ada di Dinas Kesehatan Provinsi DIY. 

"Soalnya kan sifatnya lintas kabupaten/kota," terang dia. (Rif)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved