Breaking News:

Regional

Online Ke-50, TribunPalu.com Hadirkan 4 Tokoh Kupas Isu Vaksinasi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

Perusahaan konvergensi media Tribun Network meluncurkan TribunPalu.com, di Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah Senin (18/1/2021).

Istimewa
Launcing Tribunpalu.com ditandai dengan Webinar soal Isu Vaksinasi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi di Indonesia 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Perusahaan konvergensi media Tribun Network meluncurkan TribunPalu.com, di Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah Senin (18/1/2021).

Sampai hari ini, Tribun Network mengelola 26 surat kabar harian, dan 50 news portal tersebar di 26 provinsi di Indonesia.

Chief Excecutive Officer (CEO) Tribun Network Dahlan Dahi mengatakan, ia bersama manajemen telah turun ke lapangan, menyurvei situasi, kondisi dan potensi Kota Palu serta Sulawesi Tengah secara umum.

Berdasarkan kunjungan langsung tersebut, dapat dipotret potensi Palu dari berbagai aspek, sangat bagus. “Potensi ekonomi, misalnya ada Sapi Donggala yang luar biasa terkenal, atau bawang goreng khas Palu, sangat bagus. Kotanya juga sangat dinamis. Banyak kafe dan kuliner sangat hidup di Palu,” ujar Dahlan Dahi.

Namun sayang, selama ini yang banyak terdengar dari Sulteng adalah bad news, berita buruknya. Misalnya, tentang musibah gempa Palu, atau tindak kejahatan terorisme.

“Semoga dengan kehadiran TribunPalu.com yang akan menjadi panggung bagi tokoh setempat atau berita lokal, maka informasi good news dari Palu atau Sulawesi Tengah dapat mudah masuk panggung nasional. Selama ini kan tidak ada media dari Palu yang menasional. TribunPalu.Com akan menjadi panggung bagi semua daerah, dengan perspektif local akan dibawa menasional,” ujar Dahlan.

Bersamaan dengan momentum peluncurannya, TribunPalu.com, kelompok usaha Kompas Gramedia, diadakan seminar secara online atau webinar tentang isu hangat yang tengah aktual saat ini.

News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra mengatakan, webinar diagendakan menampilkan empat pembicara untuk mengupas-tuntas program vaksinasi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Webinar diselenggarakan pukul 15.00 sampai dengan 18.00 Wita atau Pukul 14.00-17.00 WIB.

Dua orang pembicara adalah pejabat pemerintah pusat, yaitu Menteri Koordinator Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto, serta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito.

Kemudian pemateri dari Sulawesi Tengah, yakni Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Dr dr M Sabir MSi.

Mengapa TribunPalu.com mengakat isu terkait vaksinasi Covid-19, dan apa kaitannya dengen pemulihan perekonomian dalam webinar?

Masih menurut Febby, para narasumber diharapkan memberi gambaran yang gamblang, terang benderang sehingga mudah dipahami masyarakat, mengenai program vaksinasi Covid-19.

Hingga saat ini masih ada kelompok masyarakat yang meragukan vaksin Covid-19 meski Presiden Joko Widodo, serta sejumlah tokoh di negeri ini, termasuk para influencer, telah mendapat vaksin.

Narasumber Menteri Koordinator Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto akan mengulas aspek kesehatan dan dampak Covid-19 terhadap perekonomian serta upanya pemulihan perekonomian.

“Kita ingin dapat gambaran mengenai alokasi dana untuk vaksinasi gratis bagi semua masyarakat sesuai perintah Presiden Joko Widodo. Lalu, bagaimana penyediaan vaksin, distribusi, dan pelaksanaannya di lapangan? Dan bagaimana pemerintah mempersiapkan vaksin Covid-19 , baik yang diperoleh dari impor maupun hasilkarya anak bangsa sendiri?” kata Febby sembari menyebut, bagaimana pengawasan pelaksanaan vaksinasi supaya tepat sasaran dan mencegah penyimpangan.

Dari aspek ekonomi, apakah program vaksinasi tersebut mampu membangkitkan kepercayaan pelaku ekonomi dan dapat memulihkan perekonomian nasional? “Selain vaksinasi, apa upaya pemulihan perekonomian pada tahun 2021. Dan apakah akan ada protokol kesehatan yang baru setelah proses vaksinasi,” ujar Febby yang juga Pemimpin Redaksi Harian Surya di Surabaya.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito akan memberi gambaran uji klinis vaksin Covid-19, di antaranya mengenai antisipasi terhadap efek samping atau dampak negatif pemberian vaksin Covid-19 terhadap masyarakat.

Perspektif lokal akan dibahas Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Dr Ir B Elim somba MSc, antara lain bagaimana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mempersiapkan diri, terutama mengalokasikan dana untuk vaksinasi gratis sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Pokok bahasannya, antara lain apakah ada kendala yang ditemui ketika melakukan pendataan bagi masyarakat penerima vaksinasi? Dan apa saja upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memulihkan kondisi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi pada 2021.

Adapun Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako, Dr dr M Sabir MSi mengkaji dari aspek kesehatan setelah vaksinasi. Misalnya, secara medis, apakah vaksinasi bisa menjamin putusnya mata rantai penyebaran Covid-19?

Webinar diadakan melalui aplikasi Zoom, dan akan dihadiri ratusan peserta. Para peserta adalah jajaran Eselon I dan II Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, para bupati dan wali kota, para Kabag Humas dan/atau Kepala Dinas Infokom Pemkot/Pemkab, para kapolres di seluruh provinsi Polda Sulsel, tokoh agama dan tokoh masyarakat, anggota DPRD Sulawesi Tengah, Ketua DPRD kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, pengurus partai politik di Sulawesi Tengah, mahasiswa, ormas kemahasiswan dan ormas pemuda se-Sulawesi Tengah.

Manajemen Tribun Network se-Indonesia juga akan ikut bergabung. Jajaran Direksi Tribun Network, para pemimpin redaksi, news manager, production manager, serta online manager koran dan portal di Tribun Network; serta para General Manager Business di Tribun Network.

Baca juga: UPDATE Covid-19, Berikut Daftar Daerah Penyumbang Kasus Tertinggi : Jakarta Nomor 1, Jateng Kedua

Indonesia yang Berwarna-warni

Berjargon, #MataLokalMenjangkauIndonesia Tribun Network sadar akan keragaman Nusantara. Indonesia terdiri atas lebih 17 ribu pulau dari Sabang sampai Merauke. Pulau-pulau itu dihuni 1.340 etnis. Pulau dan etnis bukan cuma jumlah. Mereka melahirkan perspektif, cara pandang.

Pula kebudayaan lokal, yang bertransformasi menjadi kebudayaan nasional. Kebudayaan Indonesia.

Dr Muhammad Faisal (Youth Researcher, Founder of Youth Laboratory Indonesia) dalam bukunya “Generasi Phi”, menyebutkan bahwa keberagaman budaya ini akan merefleksikan sifat dan identitas individu yang ada.

Identitas mereka unik, beragam, dan warna-warni itu, tercermin dari pakaian tradisional yang berwarna-warni. “Merah, kuning, hitam, hijau, warna-warni Indonesia. A beautiful Indonesia is, actually, a colourful Indonesia,” ujar CEO Dahlan Dahi.

Di situlah Tribun, sebagai media koran, hadir dari kota ke kota, dari pulau ke pulau membawa segudang cerita.

Tribun berawal dari nama Pers Daerah yang mulai mengelola Harian Sriwijaya Post di Palembang, Sumatera Selatan, pada 12 Oktober 1987.

Adapun merek Tribun merek pertama kali digunakan pada Surat Kabar Harian Tribun Kaltim yang terbit perdana di Balikpapan 8 Mei 2003.

Kemudian media-media lainnya lahir, di antaranya Tribunnews.com, terbit di Jakarta, 22 Maret 2010.

Tribun tumbuh kembang bersama warga lokal. Tribun menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari masyarakat lokal. Menjadi ikon lokal.

Puluhan tahun, Tribun tumbuh bersama klub sepakbola lokal, politik lokal, bisnis lokal, pemerintah lokal, kebudayaan lokal. Membentuk dan dibentuk. Berinteraksi dinamis. Hingga muncul era internet yang membuka akses informasi-informasi di pelosok negeri.

Menurut Komisaris Aktif juga mantan Chief Excecutive Officer (CEO Tribun Network) Sentrijanto, media harus terus berkembang dan fleksibel, serta cepat beradaptasi dalam menyikapi perubahan teknologi, pasar, sosial politik, dan ekonomi.

Muncullah keinginan untuk menjadikan Tribun Network sebagai jaringan media terbesar di tingkat nasional dengan berbagai keberagaman dan diperkuat oleh landasan jaringan media lokal yang tersebar di seluruh Indonesia, paling besar dan paling berpengaruh di wilayahnya masing-masing.

Revolusi Tribun: Menjadi Mata Lokal Menjangkau Indonesia

Kompas Gramedia (KG), sang induk Tribun, per 1 Juli 2020, meresmikan Tribun Network sebagai salah satu pilar media untuk menggantikan nama lama Regional News KG Media. Juga pernah dikenal Group of Regional Newspaper (GoRN). Tribun Network tetap menjadi bagian dari divisi media KG atau KG Media.

Saat ini, Tribun Network mengelola 26 surat kabar harian dan 50 jaringan website berita di bawah jaringan Tribunnews.com, dan diperkuat oleh lebih dari 843 jurnalis tersebar di lebih dari 260 kabupaten dan kota di Indonesia.

Tribun Network identik dengan perspektif hyperlocal. Tribun Network menghargai keberagaman Indonesia yang bhinneka tetapi satu, dengan menjadi media yang berwarna-warni dan indah, agar Indonesia tetap lestari.

TribunPalu.com yang hadir di era digital dan tantangan pandemi global akan mengabarkan keunggulan Kota Palu mulai dari ekonomi, pendidikan, budaya, wisata, olahraga, kuliner, hingga kabar tentang beragam peristiwa di Sulawesi Tengah ke panggung nasional.

TribunPalu.com akan menjadi mata lokal di Sulawesi Tengah untuk diangkat ke panggung nasional, Indonesia. Mata Lokal Menjangkau Indonesia. (*)

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved