Ekonomi

IHSG Diprediksi Melemah, Emiten Konstruksi dan Farmasi jadi Rekomendasi Pasar Hari Ini

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan melemah di kisaran level 6.290 – 6.350, pada Senin (18/01/2021) hari ini.

thikstockphotosIlustrasi
Ilustrasi IHSG 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan melemah di kisaran level 6.290 – 6.350, pada Senin (18/01/2021) hari ini.

Indeks Dow Jones di Amerika Serikat pada perdagangan Jumat (15 Januari 2021) ditutup melemah 177,3 poin atau 0,57 persen ke level 30.814. 

Most Advisor PT. Mandiri Sekuritas DIY Jateng, Khoe Anton mengatakan, pada pembukaan pagi ini indeks saham di bursa Asia dibuka melemah.

Indeks Kospi Korea Selatan dibuka turun 0,71 persen dan indeks Nikkei Jepang turun 0,8 persen.

"Sentimen yang berpengaruh untuk perdagangan minggu ini dari dalam negeri yakni pengumuman suku bunga acuan dalam rapat Bank Indonesia 21 Januari 2021 dan Presiden Joko Widodo akan mengumumkan CEO dari SWF ( Sovereign Wealth Fund )," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Senin (18/01/2021).

Baca juga: Ditutup Menguat, Saham Perbankan dan Farmasi Kuasai Perdagangan pada 11 Januari 2021

Sedangkan dari luar negeri sentimen berpengaruh datang dari negara Amerika Serikat yang pada 20 Januari 2021 mendatang akan terjadi pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat. 

Banyaknya faktor-faktor berpengaruh membuat beberapa saham yang layak untuk dicermati  seperti, saham-saham sektor konstruksi seperti WSKT (PT Waskita Karya Tbk) dan PTPP ( PT. PP Tbk) 

Kemudian sektor farmasi (KAEF dan INAF ) akan menarik bila harga melemah pada Senin dan Selasa ini, trader bisa melakukan akumulasi pembelian ketika harga turun ( buy on weakness ). (Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved