Breaking News:

Liga 1 2020

PSS Sleman Nilai Liga 1 2020 Tidak Layak Dilanjutkan, Ini Alasannya

Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo menilai kompetisi Liga 1 2020 masuk kategori tidak layak dilanjutkan

Dokumentasi PSS Sleman
Starting eleven PSS Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo menilai kompetisi Liga 1 2020 masuk kategori tidak layak dilanjutkan dengan beberapa pertimbangan.

Menurutnya, terpenting saat ini ialah memfokuskan resource dan energi ke perencanaan yang lebih matang untuk Liga 1 2021.

Hal tersebut ia sampaikan pada owner's meeting antara pemilik klub Liga 1 dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi telah digelar, Jumat (15/1/2021) lalu.

"Menurut PSS, Liga 1 2020 sudah masuk ke kategori tidak layak untuk dilanjutkan," ujar Marco Gracia Paulo, Minggu (17/1/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Marco mengungkapkan pihaknya menyampaikan secara kronologi mengenai situasi yang dihadapi klub di tengah ketidakpastian saat ini.

"Pertama kita highlight perkembangan situasi Covid. Kemudian timeline kompetisi 2021. Sebab kalau mau dipaksakan kompetisi musim 2020 dengan segala ketidakpastiannya, otomatis akan mengganggu timeline kompetisi musim 2021," ujar Marco.

"Berikutnya, apakah semua pemain baik Liga 1 dan Liga 2 dalam kondisi fisik, skill, dan mental yang baik? Pasti mereka lama tidak latihan proper, dari sisi psikologis juga jadi pertimbangan, apalagi ketika dilanda kebingungan soal isu finansial," lanjutnya.

"Poin berikutnya, klub juga berdarah-darah. Tetapi apakah semua klub ready? (untuk kompetisi musim 2020)," tambah eks CEO Badak Lampung ini.

Nah berdasar paparan tersebut, Marco mengatakan PT LIB bukan menjamin terbentuknya environment kompetisi untuk pemain agar bisa berkembang, namun lebih dari itu juga menjamin klub sebagai sebuah perusahaan bukan sekadar survive melainkan juga berkembang.

Baca juga: Siaran Langsung LIVERPOOL vs MU Liga Inggris Pekan 19 Tayang Live Streaming di Tv Premier League Ini

Baca juga: Hasil Thailand Open 2021 : Greysia/Apriyani Raih Gelar Juara Ganda Putri, Kalahkan Wakil Tuan Rumah

"Jadi visibilitas bisnis juga harus dipertimbangkan," tandas Marco.

Di sisi lain, ia merespon positif owner meeting tersebut. Namun ia berharap, hasil pertemuan tersebut nantinya juga jadi pertimbangan utama saat rapat Exco digelar untuk pengambilan keputusan yang terbaik terkait nasib kompetisi sepak bola Tanah Air.

"PSS juga cukup happy karena kita bisa menyampaikan massage kita, hasil pemikiran, dan hopefully ini bisa jadi kontribusi untuk PSSI dan PT LIB khususnya menjelang rapat Exco tanggal 20 untuk mengambil keputusan yang terbaik," ujar Marco.

"Kita sampaikan bahwa kalau bisa ini jangan sekadar curhat, tetap harapannya ketika mengambil keputusan juga menjadi bahan pertimbangan. Bahkan Pak Dirut PT LIB sampaikan, bahwa kami hadir bukan hanya mewakili klub tapi pemilik saham dari PT LIB. Jadi punya positioning yang baik, dan harapannya apa yang kami sampaikan bisa didengar utamanya saat ini lihat dari sisi klub," lanjutnya.

"Kalau klub nggak survive, nggak selamat, gimana environmentnya bisa positif untuk pemain bisa berkembang," pungkasnya. (Tribunjogja/Hanif Suryo)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Hari Susmayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved