Breaking News:

SMPN 2 Yogyakarta Gelar Webinar Cara Cerdas Menyiapkan Generasi 4.0

Chaerul mengatakan, anak-anak generasi ini harus menyiapkan diri untuk menghadapi sesuatu yang tidak terduga.

dok.istimewa/ tangkapan layar
SMPN 2 Yogyakarta menyelenggarakan webinar bertajuk Cara Smart Menyiapkan Generasi 4.0, Sabtu (16/1/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SMPN 2 Yogyakarta menyelenggarakan webinar dengan peserta lebih dari 200 orangtua siswa melalui Zoom Meeting, , Sabtu (16/1/2021). 

Webinar ini bertajuk "Cara Smart Menyiapkan Generasi 4.0".

Pembicara pertama, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMPN 2 Yogyakarta, Chaerul Arifin, menyampaikan materi terkait "Model Pendidikan di Sekolah dalam Membentuk Remaja di Era 4.0".

Chaerul mengatakan, anak-anak generasi ini harus menyiapkan diri untuk menghadapi sesuatu yang tidak terduga.

"Bahkan, ada penelitian yang mengatakan bahwa pekerjaan yang akan dihadapi anak-anak kita adalah sesuatu yang belum mereka pelajari," ujarnya. 

Ia menyebutkan, ada empat hal yang menjadi target pendidikan karakter atau sering disingkat dengan 4C.

Di antaranya critical thinking (berpikir kritis), creativity (kreativitas), communication skills (kemampuan berkomunikasi), dan ability to work collaboratively (kemampuan untuk bekerja secara kolaboratif). 

Sementara, ada empat pilar pendidikan versi UNESCO.

Yakni, belajar untuk mengetahui, belajar untuk melakukan, belajar untuk menjadi, dan belajar untuk hidup bersama. 

Selain itu, dalam teori taksonomi bloom, kemampuan seorang anak dibedakan menjadi dua.

Pertama, high order thinking skills yang terbagi menjadi menciptakan, mengevaluasi, dan menganalisa. 

Kedua, low order thinking skills, yaitu menerapkan, memahami, dan mengingat.

"Apresiasi kepada Kemendikbud saat ini sudah tidak ada ujian nasional. Melainkan ada asesmen kompetensi minimal. Maka kita tidak mungkin menggunakan model pembelajaran yang dulu, tetapi dengan model problem based learning, project based learning, discovery learning, debat, inquiry learning, dan role play," bebernya. 

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Dokter Psikiatri sekaligus Dosen FK-KMK UGM, Sumarni sebagai pembicara kedua yang menyampaikan materi terkait "Peran Orang Tua Mensiasati Perilaku Remaja Era 4.0". (*) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved