Breaking News:

Kota Magelang

Respon Soal PPKM di Kota Magelang, Susilo : Kalau Tak Ada Solusi dari Pemerintah, Saya Tetap Buka

Penjual atau penyedia jasa permainan lukisan edukasi untuk anak-anak di Alun-alun Kota Magelang meminta solusi atas penutupan sementara

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Rendika Ferri Kurniawan
Susilo (45), warga Kampung Losmenan, Kota Magelang saat membuka lapak usahanya di Alun-alun Kota Magelang, Selasa (12/1/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Penjual atau penyedia jasa permainan lukisan edukasi untuk anak-anak di Alun-alun Kota Magelang meminta solusi atas penutupan sementara selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tanggal 11-25 Januari 2021.

Seperti yang dirasakan oleh Susilo (45), warga Kampung Losmenan, Kota Magelang.

Ia menggantungkan pendapatan harian dari menyediakan permainan melukis untuk anak-anak tersebut. Jika diminta tutup sementara, ia jelas tak akan punya pemasukan.

Ia pun meminta pemerintah memberikan solusi agar permainan lukis edukasi untuk anak-anak ini dapat tetap dibuka, meskipun dengan segenap pembatasan.

"Kalau di lockdown kan tidak boleh semua. Sementara PPKM ini untuk membatasi aktivitas masyarakat. Saya jawab, iya. Kalau tidak buka, tetap tidak bisa pak. Wong saya cari uangnya harian. Seandainya bulanan, saya tidur saja. Solusinya ya saya tetap cari uang gini, tetap saya buka aja," ujarnya, Selasa (12/1/2021) di Alun-alun Kota Magelang.

Jika disuruh tutup, Susilo meminta kebijakan maupun solusi dari pemerintah. Selama dua minggu PPKM berjalan, ia khawatir tidak memiliki pendapatan apa-apa.

Padahal, ia memiliki tiga anak yang beberapa masih kecil dan keluarga untuk dicukupi.

"Seandainya saya suruh tutup, kalau ada kebijakan dari pemerintah ya saya ikuti saja. Saya minta solusi dari pemerintah. Kalau saya disuruh tutup, selama dua minggu itu (suruh ngapa) kan gitu. Kalau kami punya penghasilan yang lain, tak masalah. Kalau tidak, ya nuwun sewu saya tetap buka," ujarnya.

Baca juga: Sigit Gowes Keliling Kota Magelang Pantau Pelaksanaan PPKM, Minta Masyarakat Patuhi Aturan

Ia mengusulkan agar lapak lukis edukasi untuk anak-anak tetap dibuka, meskipun dengan pembatasan.

Misal penempatan gambar, pengaturan jarak, maupun lain seperti waktu operasional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved