Breaking News:

Pendidikan

Akademisi UGM : Inovasi Kendaraan Listrik Nasional Perlu Dukungan Pemerintah

Proyek investasi pembangunan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia memberikan manfaat dari banyak sisi.

istimewa
ilustrasi kendaraan listrik 

TRIBUNJOGJA.COM - Proyek investasi pembangunan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia memberikan manfaat dari banyak sisi.

Secara ekonomi akan mendorong masuknya modal dari luar yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Bahkan prestise bangsa juga meningkat karena Indonesia akan bergabung dalam kelompok negara yang mendukung teknologi masa depan.

Namun demikian rencana pembangunan pabrik baterai untuk produsen mobil listrik tersebut belum diikuti secara maksimal dukungan pemerintah pada pengembangan kendaraan listrik nasional.

Hal itu dikemukakan oleh Dosen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM, Dr Eka Firmansyah menanggapi perkembangan mobil listrik nasional di tengah rencana investasi industri baterai kendaraan listrik di tanah air, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Mahasiswa UGM Juara Kompetisi Indonesia Inventors Day

Seperti diketahui, pemerintah dan LG Group telah meneken nota kesepahaman proyek investasi baterai kendaraan listrik senilai 9,8 miliar dollar AS atau Rp 142 triliun pada pertengahan Desember lalu.

Melalui kesepakatan tersebut, Indonesia diperkirakan menjadi negara pertama di dunia yang mengintegrasikan industri aki listrik dari pertambangan hingga memproduksi aki lithium mobil listrik.

Soal baterai kendaraan listrik, menurut Eka, ada tingkatannya.

Setiap industri menyasar segmen tertentu.

Bila investasi pabrik baterai sudah dibangun nantinya bukan berarti dapat digunakan untuk semua jenis produk kendaraan listrik.

Halaman
123
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved