Nasional

Presiden Jokowi Minta Masyarakat Bersedia Mengikuti Program Vaksinasi Covid-19

Presiden Jokowi Minta Masyarakat Bersedia Mengikuti Program Vaksinasi Covid-19

Editor: Hari Susmayanti
Dok. Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti upacara Ziarah Nasional dalam rangka hari Pahlawan Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selatan, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi menegaskan dirinya akan menjadi orang pertama di Indonesia yang akan disuntik vaksin virus corona atau covid-19 produksi Sinovac.

Setelah itu, program vaksinasi akan menyasar dokter, perawat dan masyarakat umum.

Rencananya program vaksinasi covid-19 akan dimulai pekan depan.

Untuk itu, Presiden Jokowi meminta agar masyarakat bersedia untuk mengikuti program vaksinasi covid-19 nanti sehingga membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity guna menghentikan penyebaran virus corona.

"Kalau ada yang tidak mau divaksin tidak hanya merugikan diri sendiri tapi juga merugikan orang lain," kata Jokowi dalam acara pemberian bantuan modal kerja di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/1/2021).

Jokowi mengatakan, vaksinasi sebenarnya sudah biasa dilakukan di masyarakat. Pelaksanaan vaksinasi mirip seperti imuniasi pada bayi.

Baca juga: Duka Kembali Selimuti Dunia Medis Tanah Air, Perawat di Ponorogo Gugur Terpapar Covid-19

Baca juga: BREAKING NEWS : Sudah Ada 117 ASN di Lingkup Pemda DIY yang Terjangkit COVID-19

Vaksinasi penting untuk membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity guna menghentikan penyebaran virus corona.

Nantinya, akan ada 182 juta penduduk Indonesia yang akan divaksin.

"Kalau yang divaksin sudah 182 juta itu 70 persen dari penduduk Indonesia terjadi kekebalan komunal, Insya Allah Covid-nya stop," ujar Jokowi.

"Januari disuntik 5,8 juta, total nantinya yang disuntik 182 juta, dua kali disuntik. Dua kali berarti vaksinnya butuh dua kali 182 juta, hampir 400 juta disuntik untuk kebutuhan vaksinya," kata dia.

Jokowi menambahkan, meski vaksinasi sudah dimulai, pandemi tak bisa langsung berakhir.

Oleh karenanya, ia meminta seluruh pihak tetap mematuhi protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Yang Tak Mau Divaksin Rugikan Diri Sendiri dan Orang Lain

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved