Liga Italia
Inter Milan Gagal Kudeta AC Milan Setelah Kalah 2-1 dari Sampdoria, Gara-gara Mulyadi
Kegagalan Inter Milan tak lepas dari peran kiper kelahiran Indonesia yang menjaga gawang Sampdoria Emil Audero Mulyadi.
TRIBUNJOGJA.COM - Inter Milan takluk dari tuan rumah Sampdoria dalam laga pekan 16 Liga Italia Serie A pada Rabu malam 6 Januari 2021, gara-gara Mulyadi. Siapakah Mulyadi yang dimaksud? Ia adalah kiper Sampdoria bernama lengkap Emil Audero Mulyadi.
Penjaga gawang berdarah Indonesia ini berhasil menepis penalti Alexis Sanchez sehingga Inter Milan gagal menang atau bahkan untuk sekadar memetik hasil imbang pun tidak berhasil.
Hasil Liga Italia Sampdoria vs Inter Milan Rabu malam berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Inter Milan yang sejatinya memiliki kesempatan besar untuk menggeser AC Milan di puncak klasemen pun harus menerima kenyataan pahit.
Kegagalan Inter Milan tak lepas dari peran kiper kelahiran Indonesia yang menjaga gawang Sampdoria tersebut.
Adalah Emilio Audero Mulyadi yang juga dikenal juga sebagai Emil Audero. Pemuda yang lahir 18 Januari 1997 (umur 23 tahun) yang berposisi sebagai penjaga gawang klub Serie A Sampdoria.(wikipedia)

Baca juga: Mulyadi Tepis Penalti Alexis Sanchez, Inter Milan Tertinggal 2 Gol dari Sampdoria di Babak I
Inter Milan gagal mengambil alih puncak klasemen akibat kekalahan dari Sampdoria pada laga pekan ke-16 Liga Italia 2020-2021.
Inter Milan pulang dengan tangan hampa dari markas Sampdoria di Stadion Comunale Luigi Ferraris, Rabu (6/1/2021).
Terjun dengan mayoritas pemain terbaiknya, sang raksasa kota mode justru tumbang 1-2.
Gol dari Antonio Candreva dan Keita Balde menggagalkan ambisi Inter untuk menyegel poin penuh.
Dua gol tersebut cuma sanggup dibalas satu kali oleh Inter melalui Stefan de Vrij.
Bicara soal serangan, sebenarnya Inter tampil sangat ofensif dengan melepaskan 23 tembakan.
Adapun jumlah shot Sampdoria adalah 10 buah.
Namun, gelombang serangan tim tamu dapat diredam dengan baik oleh Emil Audero yang tampil apik di bawah mistar gawang Sampdoria.
Kiper berdarah Indonesia itu mencatatkan enam penyelamatan selama 90 menit.