Ekonom UGM : Vaksinasi Covid-19 Baru Bisa Efektif Meningkatkan Ekonomi di Tahun 2022

Terkait hal tersebut, ekonom UGM Traheka Erdyas Bimanatya menyatakan sepakat bahwa vaksin adalah salah satu kunci pemulihan ekonomi di Indonesia.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
Ilustrasi 

Terlebih selama pandemi ini cukup banyak orang yang mengalami PHK.

Dan otomatis mereka yang tidak mendapatkan pendapatan akan mengurangi konsumsinya.

Sedangkan terkait kenaikan upah di DIY, ia menilai hal itu bisa berpengaruh positif terhadap konsumsi asal harga kebutuhan pokok tidak ikut naik.  

Baca juga: Belum Mendapat Kepastian Kuota, Pemkot Yogyakarta Masih Menunggu Hasil Validasi Vaksin Covid-19

Baca juga: Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, Dinsos DI Yogyakarta Aktifkan Bantuan Kendali Operasi

Lebih lanjut dengan adanya vaksin tersebut, ia menilai juga dapat berpengaruh secara langsung pada pertumbuhan ekonomi di DIY.

Pasalnya itu juga akan meningkatkan mobilitas masyarakat, terlebih DIY ditopang oleh sektor pendidikan dan pariwisata.

"Saya tidak tahu berapa banyak warga DIY yang akan divaksin. Tapi katakanlah mayoritas divaksin dan kasus menurun, maka saya kira dengan sendirinya ini akan menjadi sinyal bahwa sudah aman untuk berkunjung ke Yogyakarta, terutama turis domestik," ujarnya.

Yang jadi persoalan adalah, bagaiman cara pelaku pariwisata untuk meyakinkan turis asing datang ke Indonesia. Sekalipun pemerintah dan sektor pariwisata ingin turis asing ke Indonesia, mereka pun harus melihat perkembangan vaksin di luar seperti apa.

Terkait hal tersebut, Ketua Perhimpunan Hotel dan Resotoran (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono berharap vaksin ini jadi angin segar bagi pertumbuhan pariwista di DIY.

Pasalnya di penghujung tahun kemarin, ia mencatat bahwa tingkat okupansi hotel di DIY berada di titik terendah sepanjang sejarah.

Okupansi dari 31 Desember sampai 2 Januari saja hanya mencapai 18 persen.

"Pariwisata ini erat kaitannya dengan mobilisasi masyarakat. Semoga vaksin ini dapat segara terlaksana dan dapat memberikan rasa aman ke masyarakat dan mau berwisata ke Yogyakarta," ujarnya. (nto) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved