Breaking News:

JANGAN BOLOS, Besok Hari Pertama ASN Masuk Kerja di Tahun 2021, Ini Pesan BKD DI Yogyakarta

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Amin Purwani mengatakan, untuk pengawasan bagi ASN yang bolos kerja sepenuhnya diserahkan

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Kepala BKD DIY, Amin Purwani 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menekankan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak ada yang bolos kerja di hari pertama masuk kerja Tahun 2021 yang jatuh pada Senin, (4/1/2021) besok.

Jika merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010, tentang disiplin PNS, para ASN yang bolos kerja dapat dikenakan sanksi penundaan kenaikan pangkat hingga penundaan pembayaraan gaji.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Amin Purwani mengatakan, untuk pengawasan bagi ASN yang bolos kerja sepenuhnya diserahkan kepada Inspektorat.

Baca juga: Tunggu Putusan MK, KPU Gunungkidul Belum Tetapkan Paslon Terpilih

Baca juga: Pemerintah Pusat Kembali Gelontorkan 3 Jenis Bansos Per 4 Januari 2021 Besok, Apa Saja?

Meski begitu Amin berharap agar para ASN tetap bekerja setelah menikmati libur panjang pergantian tahun.

"Kalau untuk pengawasan ya kami serahkan ke inspektorat. Tetap akan diawasi," katanya, saat dihubungi Tribun Jogja, Minggu (3/1/2021).

Amin menambahkan, BKD DIY tetap memberikan keringanan bagi ASN yang berhalangan masuk karena sakit dan alasan mendesak lainnya.

Sementara untuk ASN yang dinyatakan positif Covid-19 setelah kontak erat dengan pasien positif, dirinya mengimbau kepada para ASN tersebut untuk melakukan isolasi sembari menunggu hasil swab.

Baca juga: DRAMATIS, berlangsung 10 Jam, Damkar Klaten Evakuasi 7 Ular di Permukiman Warga Cawas

Baca juga: Ini Kata Pegiat Skuter Soal Fenomena Budaya Vespa di Indonesia, Punya Potensi Besar Untuk Movement

Untuk ASN yang memiliki komorbid, lanjut Amin, BKD masih membolehkan kelompok komorbid untuk bekerja dari rumah.

"Masih dapat kebijakan terdahulu. Untuk yang kontak erat dengan kasus positif Covid-19 kami imbau WFH, sambil nunggu hasil swab. Juga untuk ASN yang komorbid tidak mungkin bekerja di kantor boleh mengajukan WFH," pungkasnya. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved