Breaking News:

Yogyakarta

DLHK DI Yogyakarta Sebut Sampah Tahun Baru Alami Penyusutan hingga 50 Persen

Adanya pembatasan yang menjadi kebijakan Pemda DIY dalam mengatur kunjungan wisata di tempat rekreasi mempengaruhi jumlah sampah yang dihasilkan.

https://asia.nikkei.com
Ilustrasi sampah 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)  telah mendata jumlah sampah produksi Sampah pada perayaan pergantian tahun 2021.

Berdasarkan data produksi Sampah yang masuk ke TPST Piyungan pada (31/12/2020) sebanyak 739 ton dengan jumlah truk pengangkut mencapai 218 unit.

Sedangkan pada (02/01/2021), jumlah sampah yang masuk 342 ton dengan truk pengangkut sebanyak 90 unit.

Baca juga: DLHK DIY : Pembatasan Mobilitas Manusia pada Malam Tahun Baru Mampu Tekan Produksi Sampah

Kepala Balai Pengelolaan Sampah DLHK DIY, Fauzan Umar mengatakan, produksi Sampah yang masuk ke TPA berdasarkan fluktuasi jumlah truk pengangkut yang beroperasi.

"Artinya, naik turunnya jumlah sampah ke TPA bisa dilihat berapa banyak truk yang beroperasi. Kalau dilihat data memang ada penurun produksi sampah sekitar 50 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Sabtu (02/01/2021).

Ia menambahkan, adanya pembatasan yang menjadi kebijakan Pemda DIY dalam mengatur kunjungan wisata di tempat rekreasi mempengaruhi jumlah sampah yang dihasilkan.

Tak hanya itu, berkurangnya okupansi hotel di DIY selama libur Nataru juga menjadi faktor berpengaruh lainnya.

Baca juga: TURUN DRASTIS, DLH Kota Yogyakarta Sebut Sampah Sisa Malam Tahun Baru Kali Ini Berkurang

"Karena memang libur tahun kali ini tidak seperti biasa. Banyak, aturan dan pembatasan yang harus dilakukan terkait penanganan COVID-19. Jadi, tentu ada imbasnya," ujarnya.

Meskipun begitu, pihaknya tetap berpesan agar masyarakat selalu bisa menjaga lingkungan atas kesadaran diri.

Sehingga, ketika tidak ada pembatasan atau aturan jam kunjungan tetap bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan.

"Ya, kami harap semoga produksi sampah di DIY bisa ditekan dan masyarakat bisa lebih bijak dalam menanggulangi sampah," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved