Breaking News:

Gunungkidul

Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Lebih dari 100 Ribu Wisatawan Kunjungi Gunungkidul

Sebanyak 101.575 wisatawan mengunjungi obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul selama libur Natal dan tahun baru 2021.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Suasana Pantai Kukup di Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul yang terpantau sepi pada Kamis (24/12/2020). Hari ini menjadi awal dari libur panjang akhir tahun. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sebanyak 101.575 wisatawan mengunjungi obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul selama libur Natal dan tahun baru 2021.

Kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru ini lebih banyak di kawasan pantai, Goa Pindul serta Gunung Api Purba Nglanggeran.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, sejak 24 Desember 2020 sampai 31 Desember 2020 petang, pengunjung kawasan wisata mencapai 101.575 orang, dengan pendapatan lebih dari Rp 800 juta.

Adapun untuk total kunjungan selama tahun 2020 mencapai 1.853.223 pengunjung dengan asumsi pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk mencapai lebih dari Rp 14 miliar.

Kawasan pantai masih mendominasi pendapatan asli daerah dari sektor wisata ini, disusul kawasan lain, yakni Goa Pindul hingga Gunung Api Purba Nglanggeran.

"Untuk kunjungan wisata selama tahun 2020 melebihi target yang ditentukan.

Untuk target kunjungan wisata, yakni 1.811.316 orang atau 102 persen dari target," kata Harry saat dihubungi melalui sambungan telepon (1/1/2021).

Padahal, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul sempat menutup kawasan wisata selama hampir 3 bulan di awal masa pandemi Covid-19.

Setelah penutupan berakhir, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul kemudian melakukan uji coba pembukaan kawasan wisata secara bertahap disertai pembatasan pengunjung.

Baca juga: Gerbang Kalpataru Menuju Kawasan Super Prioritas Borobudur Magelang Akan Segera Dibangun

Baca juga: Kemenag DI Yogyakarta Imbau Santri yang Ingin Kembali ke Ponpes Harus Bawa Surat Rapid Antigen

Protokol kesehatan pun diterapkan di kawasan wisata agar tidak terjadi klaster covid-19.

Contohnya, pengunjung yang akan masuk kawasan wisata harus mengenakan masker, dan tetap menjaga jarak.

Bahkan, ratusan tempat cuci tangan pun dibangun Pemkab Gunungkidul untuk mendukung disiplin 3M (mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

Sekretaris SAR Satlinmas wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, selama libur Natal dan Tahun Baru, pihaknya melakukan patroli untuk memastikan pengunjung patuh dalam penggunaan masker dan menjaga jarak.

Diakui Surisdiyanto, tak sedikit yang nekat tidak mengenakan masker atau menggunakan masker tetapi tidak dengan benar.

Karena itu pihaknya tak henti mengingatkan pengunjung agar patuh protokol kesehatan.

Menurut Surisdiyanto, dibanding libur akhir tahun sebelumnya, pada awal tahun 2021 suasana cenderung lebih sepi.

"Hari ini saja (1/1/2021) total ada ratusan pengunjung yang melanggar dari kawasan Pantai Pulang Sawal (Indrayanti) hingga Pantai Gesing," kata Suris.

Seorang pedagang Pantai Sepanjang, Maryati, mengaku sudah mempersiapkan diri untuk tidak terlalu banyak menyiapkan barang dagangan.

Bisanya saat libur tahun baru dirinya menyiapkan puluhan dus mie instan, dan ratusan butir kelapa muda.

"Ya mau bagaimana lagi, sejak pandemi sudah sepi. Malam tahun baru tidak menyiapkan barang dagangan jumlah banyak," kata Maryati.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pandemi, Ratusan Ribu Wisatawan Kunjungi Gunung Kidul dalam Sepekan

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved