Breaking News:

Bukan Sekadar Hiasan, Ini Makna di Balik Warna-warni Lampion Nataru di Alun-alun Kota Magelang

“Aneka warna lampion tersebut mengandung filosofi bahwa masyarakat Kota Magelang itu majemuk dan beragam,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan PJU Yetty Se

Dok. Humas Pemkot Magelang
Pemasangan lampion warna-warni di kawasan Alun-alun Kota Magelang untuk semarakkan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. 

TRIBUNJOGJA.com – Kepala Bidang Pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU), Pertamanan, dan Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Yetty Setiyaningsih mengatakan, pemasangan ratusan lampion warna-warni di alun-alun kota memiliki makna tersendiri.

“Aneka warna lampion tersebut mengandung filosofi bahwa masyarakat Kota Magelang itu majemuk dan beragam,” ujarnya.

Lampion warna-warni itu, kata Yetty, memiliki arti meriah dan gembira. Jadi, meski di tengah pandemi Covid-19, masyarakat masih bisa bersuka cita.

Oleh karenanya, Yetty berharap, pemasangan lampion ini dapat menambah semarak Kota Magelang saat hari raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Ini karena di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang tidak mengadakan perayaan tahun baru,” katanya, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja, Selasa (22/12/2020).

Sebelumnya, lampion yang dipasang berwarna merah dan putih guna menyambut hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) pada Agustus 2020.

“Sekarang, kami ganti menjadi warna-warni guna menyambut datangnya perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru),” terang Yetty.

Pergantian warna lampion ini, lanjut Yetty, memang disesuaikan dengan tema atau momen tertentu. Misalnya Imlek berwarna merah, sedangkan pada momen Nataru saat ini berwarna-warni.

Ada dua lokasi yang dipasang sebanyak 286 buah lampion. Lokasi pertama, yakni di depan Markas Polres Magelang Kota sebanyak 117 buah lampion dan tempat kedua di depan Trio Plaza sebanyak 169 buah.

“Sebenarnya, lampion ini ada sejak bulan Juli 2020. Tujuannya menambah daya tarik estetika kawasan alun-alun Kota Magelang, khususnya di malam hari,” jelas Yetty.

Hal ini karena, sambungnya, lampu lampion bisa menerangi kawasan alun-alun Kota Magelang. Warnanya pun bisa berubah agar masyarakat tidak bosan menikmatinya.

Untuk ke depannya, Yetty mengungkapkan, warna lampion akan kembali berganti pada momen ‘Hari Jadi Kota Magelang’ pada April 2021. Namun, ia belum menyebutkan akan mengusung warna apa di momen spesial tersebut.

“Sebelum Hari Jadi Kota Magelang 2021, rencananya akan kami ganti lagi warnanya. Untuk sementara ini, masyarakat bisa menikmati warna-warni lampu lampion dengan berswafoto atau membuat video,” papar Yetty.

Penulis: Dwi Nur Hayati
Editor: AMALIA PURNAMA SARI
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved