Breaking News:

Yogyakarta

Pemda DIY Wajibkan Wisatawan Rapid Antigen, Okupansi Hotel Turun Drastis, Hanya Tersisa 25 Persen

Pemda DIY Wajibkan Wisatawan Rapid Antigen, Okupansi Hotel Turun Drastis, Hanya Tersisa 25 Persen

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/TAUFIQ SYARIFUDIN
Wisatawan yang mengunjungi kawasan Malioboro pada libur Nataru, Sabtu (26/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keputusan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY yang mewajibkan wisatawan ingin berlibur ke Yogyakarta selama libur Natal dan Tahun Baru untuk rapid test antigen berdampak luar biasa terhadap okupansi hotel.

Okupansi hotel yang awalnya mencapai 70 persen, kini merosot tajam dan hanya tersisa 25 persen saja hingga 31 Desember mendatang.

Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono menyampaikan PHRI mengaku shock dengan kebijakan pemerintah yang mendadak terkait kewajiban wisatawan membawa surat hasil negatif rapid antigen saat ingin menginap di hotel.

Alasan itulah yang membuat hotel-hotel di Yogyakarta menerima banyak pembatalan pemesanan dengan per hari rata-rata mencapai 15 pembatalan untuk satu hotel.

Jika dipersentasikan dampak dari pembatalan pemesanan kamar rersebut terjadi penurunan okupansi sebanyak 45 persen.

"Sampai saat ini cancel terus. Untuk tanggal 31, kemarin ada kenaikan 5 persen dan tambah lagi ini 1 persen. Jadi hanya 6 persen tambahan sampai 31 Desember nanti," katanya, kepada Tribunjogja.com, Minggu (27/12/2020).

Ia berharap sebanyak 25 persen okupansi yang tersisa saat ini dapat bertahan hingga akhir tahun. 

Selain itu, Deddy berharap 30 persen dari jumlah total ASN yang ada di pemerintah DIY bersedia untuk melakukan staycation di hotel yang ada di DIY sebagai upaya menghidupkan perhotelan saat ini.

Pasalnya, PHRI kini telah mengeluarkan banyak modal untuk menambah fasilitas hotel dan proses sertifikasi, serta kebutuhan lainnya.

"Kami berharap yang 25 persen bertahan sampai tanggal 31. Itu kan ketambahan 6 persen jadinya sudah ada 31 persen sampai akhir tahun. Harapannya 30 persen ASN di DIY bisa staycation lah," ujarnya.

Baca juga: Kronologi MItshubisi Pajero Sport  Plat B Kecelakaan di Tol Solo - Semarang

Baca juga: Jumlah Pasien Corona DI Yogyakarta yang Diumumkan Pemerintah, Ada 10.927 Kasus

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved