Breaking News:

Kota Yogya

Tanggapan Akademisi Soal Dibukanya Akses Jalan Malioboro pada Malam Natal hingga Tahun Baru

Perubahan pengaturan selama mega event tertentu juga bisa dinamis, termasuk event Nataru dan khususnya dalam masa pandemi. 

Tribunjogja/ Miftahul Huda
Ilustrasi Malioboro 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penutupan jalan di kawasan Malioboro dari kendaraan bermotor pada pukul 18.00-21.00 WIB tak diberlakukan selama libur Natal dan Tahun baru.

Langkah pembukaan tersebut ditempuh guna mengantisipasi kerumunan wisatawan yang berlebih.

Kepala Dinas Perhubungan Kota (Dishub) Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho berharap, masyarakat dapat memaklumi karena kebijakan diambil demi menekan sebaran COVID-19.

Apalagi, seperti diketahui bersama, kasus corona di kota pelajar beberapa hari terakhir meningkat.

Baca juga: Larangan Kendaraan Bermotor Melintasi Malioboro Ditiadakan Selama Libur Nataru

Adapun Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Imam Bukhori menambahkan, meski Malioboro kini tidak lagi terutup bagi kendaraan bermotor, penerapan jalan searah atau giratori di sirip-siripnya tetap berlaku.

Harapannya, lalin selama libur Natal dan Tahun Baru mampu mengalir.

Menanggapi hal ini, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) untuk Inovasi dan Teknologi Transportasi, Arif Wismadi turut bersuara.

Menurut Arif, pengaturan lalu lintas termasuk program pedestrian di sekitar kawasan Maliboro memang diterapkan dengan kebijakan dinamis, baik dari sisi waktu, ruang, dan kondisional yang lain.

Perubahan pengaturan selama mega event tertentu juga bisa dinamis, termasuk event Nataru dan khususnya dalam masa pandemi. 

Halaman
12
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved