Breaking News:

Jawa

Jumlah Pengunjung Candi Borobudur Dibatasi 4.000 Per Hari Selama Libur Nataru

Taman Wisata Candi Borobudur membatasi jumlah pengunjung Candi Borobudur sebanyak 4.000 wisatawan per hari selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Wisatawan yang berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/12/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pihak Taman Wisata Candi Borobudur membatasi jumlah pengunjung Candi Borobudur sebanyak 4.000 wisatawan per hari selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Jumlah pengunjung ini sesuai dengan persetujuan dari Satuan Tugas COVID-19 Provinsi dan Kabupaten.

"Batasan pengunjung untuk Gugus Tugas Provinsi sudah ditetapkan 4.000 orang. Maksimal itu tidak boleh lebih. Kita harus patuh dengan Gugus tugas Provinsi atau kabupaten," kata General Manager Taman Wisata Candi Borobudur, I Gusti Putu Ngurah Sedana, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Wisatawan Luar Daerah yang Masuk Candi Borobudur Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test Antigen

Pihak Taman Wisata Candi Borobudur sendiri telah menyiapkan sarana dan prasarana menyambut wisatawan yang berkunjung pada masa libur Natal Tahun 2020 dan Tahun baru 2021 ini.

Pandemi yang masih berlangsung, maka pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yang telah ditetapkan oleh pengelola.

Pengunjung wajib mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Sebelum masuk, petugas akan melakukan screening suhu badan dan pemeriksaan lain untuk memastikan pengunjung aman dan sehat.

"Tahun-tahun sebelum pandemi kita juga sudah menyiapkan libur Nataru, terutama sarana dan prasarana untuk pengunjung karena ini pandemi kita fokuskan untuk protokol kesehatan lebih diutamakan. Penambahan petugas untuk memberikan arahan atau mengingatkan pengunjung untuk jaga jarak, menggunakan masker itu kita tambahkan di situ," imbuhnya.

Baca juga: Dinkes Kabupaten Magelang Akan Gelar Rapid Test Acak Pada Wisatawan yang Masuk Kawasan Borobudur

Penambahan petugas dilakukan untuk mengatur protokol kesehatan Covid-19 dan melakukan pengamanan candi.

Kini pengunjung juga tidak lagi wajib menyewa guide berbayar.

"Penambahan (personel) sekitar 10 orang. Jadi tugasnya membantu BKB mengatur protokol kesehatan dan mencegah pengunjung jika naik ke candi, membuat kotor dan lain sebagainya. Kita menjaga agar protokol kesehatan di zona 1 bisa berjalan dengan baik sesuai aturan. Untuk sementara, pengunjung yang lain-lainnya tidak diwajibkan untuk memakai guide. Jadi langsung masuk candi langsung keluar. Kemudian kita menempatkan tambahan petugas di halaman candi untuk mengatur protokol kesehatan, kemudian mengarahkan pengunjung untuk tidak bergerombol, jaga jarak," katanya.( Tribunjogja.com )

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved