Bacaan Doa Agar Diberi Keteguhan Hati, Lengkap Arab Latin dan Terjemahannya

Karena sifat perasaan yang berubah, Rasulullah S.A.W melalui bacaan doa memohon kepada Allah agar selalu diberikan keteguhan hati atas agamanya.

Tayang:
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Rina Eviana
wallpaperdp / ISLAMPOS tribunmanado.co.id
Ilustrasi perempuan berdoa 

Tribunjogja.com - Terkadang dalam sebuah hubungan meski telah melangkah ke depan, hatinya belum bisa melupakan masa lalu.

Kata lainnya belum bisa move on.

Jika merasa sedih dan sulit melepaskan masa lalu maka mendekatlah kepada Allah SWT dan memohon pertolongan kepada-Nya.

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa (Rumaysho.com)

Islam telah mengajarkan bila Anda merasa sedih maka berdoa-lah.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Quran Surat Al A'raf: 55)

ٱدْعُوا۟ رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُعْتَدِينَ

Ud'ụ rabbakum taḍarru'aw wa khufyah, innahụ lā yuḥibbul-mu'tadīn

"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."

Jika perasaan mulai bercampur dan kebingungan, hendaknya selalu mengingat Allah S.W.T.

Karena sifat perasaan yang berubah, Rasulullah S.A.W melalui bacaan doa memohon kepada Allah agar selalu diberikan keteguhan hati atas agamanya.

Baca juga: Berikut Jadwal dan Waktu Sholat Dhuha, beserta Doa dan Terjemahannya

Dikutip dari nu.or.id, berikut tiga bacaan doa untuk menghindari perasaan cinta lain.

1. يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

(Yâ muqallibal qulûb tsabbit qalbî ‘alâ dînika).

Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu” (HR al-Nasai’).

2. Setelah bacaan pendek tersebut, Nabi Muhammad S.A.W menyambungnya dengan bacaan doa dari Al-Qur’an:

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

(Rabbanâ lâ tuzigh qulûbanâ ba‘da idz hadaitanâ wahablanâ min ladunka rahmatan innaka anta-l-wahhâb)

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha-Pemberi (karunia),” (Ali ‘Imran [3]: 8).

Baca juga: Kumpulan Doa untuk Ibu dan Kata-kata Mutiara Ucapan Selamat Hari Ibu yang Paling Berkesan

3. Dalam riwayat lain, Rasulullah S.A.W berdoa:

اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا إِلَى طَاعَتِكَ

(Allâhumma, musharrifal qulûb sharrif qulûbanâ ilâ thâ‘atika)

Artinya: “Ya Allah, Dzat yang mengurus seluruh hati, arahkanlah hati kami terhadap ketaatan kepada-Mu” (HR. Muslim).

Nabi Muhammad S.A.W tidak mengkhususkan doa tersebut untuk tujuan itu.

Namun, jika berkenaan dengan hati hendaknya mampu mengendalikan dan memperbanyak bacaan.

Tak lupa selalu beribadah kepada Allah S.W.T

Maka bagi Anda yang ingin diteguhkan hatinya oleh Allah akibat godaan rasa cinta kepada orang yang tak sepantasnya dicinta, ada baiknya sering membaca doa di atas.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved