Breaking News:

Superball

Akhiri TC di Sleman, Pelatih Timnas U-16 Indonesia Sebut Ada Peningkatan Signifikan

Adapun rangkaian TC ditutup dengan game internal, yang merupakan uji tanding ketiga penggawa Garuda Muda selama di Sleman.

Dokumentasi PSSI
Pemain, tim pelatih, serta official timnas U-16 Indonesia berfoto bersama di Stadion Maguwoharjo seusai menyelesaikan program pemusatan latihan, Selasa (22/12/2020) kemarin. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih tim nasional U-16 Indonesia, Bima Sakti menilai ada progres signifikan yang ditunjukkan anak asuhnya selama menjalani pemusatan latihan alias training center (TC) di Sleman, DI Yogyakarta, yang digelar sejak Minggu (6/12/2020) dan berakhir pada Selasa (22/12/2020) kemarin.

Adapun rangkaian TC ditutup dengan game internal, yang merupakan uji tanding ketiga penggawa Garuda Muda selama di Sleman.

Game internal ini berakhir dengan hasil imbang 1-1.

Sebagaimana dua laga game internal sebelumnya, Bima Sakti membagi tim menjadi dua.

Tim putih dan tim jingga.

Baca juga: Timnas U-16 Indonesia Fokus Tingkatkan Kondisi Fisik Pemain

Menurut Bima, kedua tim memperagakan permainan yang luar biasa.

"Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan agenda TC di bulan Desember di Yogyakarta ini. Terakhir kita menutupnya dengan internal game. Dari hasil pantauan kami, 2x45 menit laga, semuanya berjalan bagus, kemudian fisik pemain terutama, sudah meningkat, tidak ada yang cedera dan kram dan dari progres taktik mereka juga sudah banyak mengalami peningkatan yang sangat signifikan dan mudah-mudahan ini kita bisa lanjutkan," ungkap Bima Sakti.

Meski begitu, Bima Sakti menilai ada beberapa pekerjaan rumah yang tetap harus diperbaiki.

Utamanya masalah kekuatan massa otot.

"Karena dari hasil test kemarin ada beberapa pemain yang memang harus ada pembenahan di bagian otot paha, kemudian di betis, biar mereka bisa lebih baik lagi di TC berikutnya," ujarnya.

Baca juga: Harapan Talenta Muda PSS Sleman Bersama Timnas U-16 Indonesia

Dalam game internal ini, Bima juga memilih dua orang yang dianggap menjadi pemain terbaik.

Kedua pemain tersebut ialah Muhammad Raufa Aghastya dan Dimas Juliono Pamungkas.

"Raufa (Kiper) dan Dimas (yang saat ini saya posisikan dia menjadi center back) memberikan kontribusi besar yang baik dan positif bagi kedua tim, begitu juga dengan taktik, mereka sangat memahami sekali," ungkap Bima.

Terakhir, Bima inginkan adanya pemusatan latihan kembali bulan Januari 2021 dan uji coba.

"Rencana TC selanjutnya di daerah Jabodetabek, sambil menunggu adanya agenda uji coba. Mudah-mudahan bisa mendapatkan agenda uji coba Internasional, sehingga pemain bisa dapat pengalaman lain setelah dua uji coba di Dubai (UEA)," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved