Breaking News:

KPU Kota Magelang Tunggu MK Soal Permohonan Sengketa Hasil Pilkada Kota Magelang 2020

Permohonan itu diajukan secara elektronik atau online Jumat (18/12/2020) lalu oleh salah satu paslon dan tercatat dalam laman Mahkamah Konstitusi.

Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Suasana Kantor KPU Kota Magelang pascapenetapan hasil perhitungan perolehan suara Pilkada 2020 Kota Magelang, Senin (21/12/2020). 

Yang jelas, permohonan tersebut telah tertera dalam daftar permohonan yang diajukan ke MK di laman web Mahkamah Konstitusi.

Pihaknya pun menunggu sembari bersiap terkait pengajuan sengketa ke MK tersebut.

Apakah permohonan tersebut akan dikabulkan atau tidak dikabulkan.

Jika permohonan dikabulkan, pihaknya akan menunggu sampai sidang.

Kalau tak dikabulkan, pihaknya akan melakukan rapat pleno dan melakukan penetapan paslon terpilih.

"Tahapan kita nunggu persiapan kalau ada pengajuan sengketa ke MK, menunggu apakah MK itu permohonan itu dikabulkan atau tidak. Kalau dikabulkan kan menunggu sampai sidang. Kalau tidak  dikabulkan, segera langkah kita akan segera rapat pleno untuk penetapan paslon. Kemudian mengajukan menyampaikan surat ke gubernur," ujarnya.

Belum diketahui secara pasti kapan MK akan mengumumkan keputusan dari permohonan perkara pilkada tersebut.

Namun, jika dilihat dari tahapan diperkirakan pada tanggal 18-10 Januari 2021 mendatang.

Permohonan dikabulkan dapat diketahui dari Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK).

"Menunggu MK. Kalau dari tahapan sekitar tanggal 18-19 Januari 2021. Menunggu sampai Januari. Apa nanti hasil dari BRPK (Buku Registrasi Perkara Konstitusi). Dari angka itu, teregistrasi atau tidak. Yang memutuskan MK, akan dilanjutkan atau  tidak. KPU tinggal menunggu dari MK," pungkasnya. (*)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved