Breaking News:

Kota Yogya

Polemik Sampah di Kota Yogyakarta, Minim Lahan hingga Belum Maksimalnya Peran Masyarakat

Pemkot Yogyakarta kini hanya menggantungkan peran pelapak, maupun pemulung untuk mengurangi bobot sampah menuju TPST Piyungan.

Tribunjogja/Hari Susmayanti
Tumpukan sampah memenuhi depo pembuangan di pintu keluar Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (20/12/2020). Tumpukan sampah sampai meluber ke badan jalan karena sudah tiga hari tidak dibuang buntut dari penutupan TPST Piyungan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kota Yogyakarta menjadi penyumbang sampah terbesar di TPST Piyungan.

Sehingga, saat tempat pembuangan akhir yang berlokasi di Kabupaten Bantul itu ditutup oleh warga setempat, Pemkot Yogyakarta dibuat kelimpungan menghadapi gunungan sampahnya.

Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Haryoko mengatakan, dari rerata 600 ton sampah per hari yang dibawa ke TPST Piyungan, 360 ton di antaranya berasal dari wilayahnya.

Dalam artian, sampah masyarakat Kota Yogyakarta sangat mendominasi.

"Makanya, kota yang paling terdampak, karena 100 persen pembuangan sampah kami ke sana dan kami andil terbesar, hampir 60 persen. Sebagian besar sampah itu dari sektor rumah tangga ya," ungkapnya, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Warga Sekitar TPST Piyungan Masih Tutup Akses Pembuangan Akhir

Selama ini, pihaknya pun sudah menempuh berbagai upaya untuk menekan volume sampah yang akan dibawa menuju TPST Piyungan dengan memaksimalkan keberadaan bank sampah.

Akan tetapi, dari 481 bank sampah yang aktif, peranannya masih minim dan jauh dari maksimal.

"Baru sekitar 3 persen dalam hal pengurangan sampah. Jadi, kami terus mendorong masyarakat agar bisa memaksimalkan keberadaan bank sampah. Sampah-sampah yang punya nilai guna kan seharusnya dikelola dulu ya," terangnya.

"Sebenarnya, target 5 persen sudah bagus dan masuk akal, karena mengubah pola pikir masyarakat itu tidak mudah, butuh waktu yang relatif panjang," imbuh Haryoko.

Sehingga, Pemkot Yogyakarta kini hanya menggantungkan peran pelapak, maupun pemulung untuk mengurangi bobot sampah menuju TPST Piyungan.

Halaman
123
Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved