Perintah Gubernur Jawa Tengah, Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Magelang Ditunda

Pemerintah Kabupaten Magelang menunda pembelajaran tatap muka. Hal ini setelah ada perintah dari Gubernur Jawa Tengah dan masih tingginya

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Mantep Sudarsono, pada saat konferensi pers penanganan Covid-19 di Command Center Pemkab Magelang, Jumat (18/12/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang menunda pembelajaran tatap muka.

Hal ini setelah ada perintah dari Gubernur Jawa Tengah dan masih tingginya kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang.

Pembelajaran pun masih menggunakan sistem daring.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Mantep Sudarsono, mengatakan, pembelajaran dari PAUD, SD, SMP di Kabupaten Magelang masih menggunakan pembelajaran jarak jauh atau daring.

Baca juga: Penampakan Terkini Simpang Tugu Jogja hingga Pedestrian Sudirman

Baca juga: Hindari Kerumunan, Dinpar Bantul Alihkan Pentas Akhir Tahun secara Virtual

Sebelumnya, pembelajaran tatap muka direncanakan untuk semester genap.

Pihaknya pun sudah menyiapkan beberapa hal termasuk permohonan izin kepada Bupati Magelang, sosialisasi pembelajaran, sosialisasi tatap muka dan penyiapan surat izin orangtua.

"Pembelajaran sampai saat ini pembelajaran jarak jauh atau daring. Kemarin merencanakan semester genap nanti akan mengadakan pembelajaran dengan tatap muka, kamu sudah menyiapkan beberapa hal mulai permohonan izin bupati, mengadakan sosialisasi pembelajaran, sosialisasi tatap muka, dan menyiapkan surat izin orang tua apabila pembelajaran diizinkan," tuturnya, Jumat (18/12/2020).

Model pembelajaran tatap muka sendiri sudah disiapkan.

Pembelajaran menggunakan pola 50-50.

Rombongan belajar digilir bergantian.

Semisal 50 persen masuk hari ini, 50 persen sisanya masuk pada hari esoknya terus secara bergantian.

Namun, adanya surat edaran dari Gubernur Jawa Tengah untuk menunda pembelajaran tatap muka, maka pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masih akan mengadakan pembelajaran daring.

Pelaksanaan tatap muka akan menunggu keputusan dari bupati.

"Adanya surat edaran gubernur jateng, untuk menunda pembelajaran tatap muka, dan mengadakan pembelajaran daring, dengan demikian, pelaksanaan tatap muka tetap kami dari disdik menunggu keputusan dari bupati kapan akan mengadakannya," ujarnya.

Baca juga: Satpol PP Klaten Jaring 8.351 Pelanggar Protokol Kesehatan Sejak Juni hingga Desember 2020

Baca juga: Layanan Rapid Test Antigen Tersedia di Bandara YIA Kulon Progo

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Gubernur Jawa Tengah terkait antisipasi Covid-19 di daerah.

Pada poin kedua dalam surat tersebut, pembelajaran tatap muka pada satuan pendidikan baik Paud, SD, SMP dan Dikmas ditunda.

Terlebih saat situasi Covid-19 di Kabupaten Magelang yang masih merah dan tinggi, sehingga pembelajaran belum diizinkan.

"Kita menerima surat dari gubernur antisipasi covid-19 di daerah. Dalam poin dua, menunda pembelajaran tatap muka pada satuan pendidikan paud, sd, smp, dikmas. Sesuai arahan gubernur sudah cukup jelas. Apalagi situasinya masih merah dan tinggi. Kita masih belum bisa mengizinkan pembelajaran tatap muka. Diinstruksikan gubernur untuk menunda ttm. Sehingga kita akan menindaklanjuti dan mengikutinya," pungkasnya. (rfk)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved