Breaking News:

Yogyakarta

Dinas Pariwisata DI Yogyakarta Anjurkan Wisatawan Akses Aplikasi Visiting Jogja

Penggunaan aplikasi ini untuk mengantisipasi terjadinya antrian panjang pembelian tiket atau kerumunan di destinasi wisata.

Tribunjogja/Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemberlakuan syarat ketat untuk masyarakat yang akan keluar daerah disebut akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Yogyakarta pada libur Natal dan Tahun Baru.

Pun demikian, bagi masyarakat yang berwisata di Yogyakarta, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY tetap menggiatkan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan mengoptimalkan aplikasi Visiting Jogja.  

Kepada Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, memaparkan bahwa dengan diberlakukan pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah Jawa Tengah, maka otomatis akan mempengaruhi tingkat kunjungan.

Pasalnya Jateng merupakan pintu masuk ke DIY untuk jalur daratnya.  

Baca juga: BREAKING NEWS: Sri Sultan HB X Tegaskan Wisatawan yang ke Yogyakarta Wajib Rapid Tes Antigen

Namun demikian, diperkirakan tetap ada pergerakan wisatawan ke DIY.

Dan sebagai antisipasi untuk menyambut wisatawan yang datang ke DIY, Pemda DIY melalui Dispar DIY menerapkan beberapa langkah yakni dengan penyediaan sarana dan prasarana (sarpras) penunjang protokol kesehatan yang memadai.

Selain kesiapan sarpras penunjang protokol kesehatan di setiap destinasi wisata DIY, petugas yang sudah dibekali dengan pengetahuan tentang penerapan protokol kesehatan.

Wisatawan yang datang juga diwajibkan untuk selalu menerapkan prokes seperti mencuci tangan sesering mungkin, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Selain itu, ia juga mengimbau agar Wisatawan memanfaatkan aplikasi online Visiting Jogja jika hendak berkunjung ke DIY.

Penggunaan aplikasi ini untuk mengantisipasi terjadinya antrian panjang pembelian tiket atau kerumunan di destinasi wisata.

Baca juga: Aturan Berkunjung ke Yogyakarta Diperketat, ASITA DIY Tetap Optimis

Wisatawan dapat melakukan reservasi secara online memasuki destinasi wisata di DIY melalui aplikasi Visiting Jogja.

"Selain itu, aplikasi ini bertujuan mengetahui kapasitas di obyek wisata serta dapat digunakan tracking dan tracing," jelasnya.

Ia mengungkapkan, penggunaan aplikasi ini sangat mudah, cukup dengan mengunduh aplikasi Visiting Jogja lewat playstore, pilih destinasi wisata yang akan dikunjungi, masukkan data diri dan jumlah tiket, kemudian akan mendapatkan QR Code pemesanan yang ditujukan kepada petugas loket di destinasi dan melakukan pembayaran secara tunai maupun non tunai.

Adapun pembayaran non tunai melalui e-payment didukung oleh Bank Indonesia (BI) dan Bank BPD DIY melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

"Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan pemanfaatan aplikasi reservasi online Visiting Jogja diharapkan mampu meminimalisir sera mencegah penyebaran virus Korona," tambahnya. ( Tribunjogja.com

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved