Breaking News:

Sleman

Realisasi Anggaran Pemkab Sleman untuk Merapi Sebesar 66 Persen 

Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan dana darurat untuk penanganan Merapi sebesar Rp 10,16 Miliar.

TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Bupati Sleman, Sri Purnomo memberikan keterangan pada wartawan di Gedung Serbaguna Sleman, Rabu (16/12/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan dana darurat untuk penanganan Merapi sebesar Rp 10,16 Miliar.

Dari data tersebut telah terealisasi sebesar Rp 6,37 Miliar atau 66 persen. 

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah memiliki anggaran untuk penanganan Merapi 2021.

Sehingga pengungsi di Balai Desa Glagaharjo tidak perlu khawatir.

Baca juga: Antisipasi Gunung Merapi, BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian

"Kami sudah punya anggaran, untuk masa tanggap darurat kan ada dana tak terduga. Setiap membuat APBD, sudah kami pikirkan untuk dana tak terduga. Fungsinya adalah untuk kedaruratan," katanya, Kamis (17/12/2020).

Ia melanjutkan selama ini penanganan Merapi memanfaatkan dana tak terduga yang sudah disiapkan oleh Pemkab Sleman.

Jika status Gunung Merapi masih Siaga, maka kelompok rentan di Kalitengah Lor harus tetap mengungsi.

"Jadi kami tetap back up," lanjutnya. 

Orang nomor satu di Kabupaten Sleman tersebut meminta warga Kalitengah Lor yang berada di pengungsian untuk tetap berada di barak. 

Baca juga: BPPTKG : Mitigasi Bencana Gunung Merapi pada Warga KRB Perlu Komunikasi Efektif dan Sederhana

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Joko Supriyanto mengatakan anggaran penanganan Merapi paling besar digunakan untuk perbaikan jalur evakuasi. 

"Paling banyak untuk perbaikan jalur evakuasi, hampir Rp4 Miliar,"katanya. 

Ia menyebut selain perbaikan jalan, perlu pemasangan lampu penerangan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman.

Tak hanya itu, masih ada kebutuhan lain yang diperlukan untuk barak, mulai dari sekat, dapur umum, dan lain-lain. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved