Breaking News:

ADVERTORIAL

Paniradya Pati DIY Siap Bina 56 Desa Budaya Lewat Danais

Pemerintah DIY telah menetapkan 56 Desa/Kelurahan Budaya yang siap mengembangkan potensi kebudayaan di masing-masing.

Dokumentasi Paniradya Pati
Pentas Seni Selasa Wagen, tanggal 18 Februari 2020 di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain fokus pengembangan infrastruktur pendukung keistimewaan, Paniradya Kaistimewan DIY juga fokus pengembangan desa budaya.

Upaya tersebut sudah dilakukan sejak 2019 lalu.

Kini pemerintah DIY telah menetapkan 56 Desa/Kelurahan Budaya yang siap mengembangkan potensi kebudayaan di masing-masing.

Paniradya Pati, Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho mengatakan salah satu urusan keistimewaan DIY adalah urusan kebudayaan, sebagaimana tertuang dalam pasal 7 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kewenangan kebudayaan diselenggarakan untuk memelihara dan mengembangkan hasil cipta, rasa, karsa, dan karya yang berupa nilai-nilai, pengetahuan, norma, adat istiadat, benda, seni, dan tradisi luhur yang mengakar dalam masyarakat DIY.

Baca juga: Sebanyak 215 Desa Siap Terima Manfaat Danais Melalui Paniradya Kaistimewan DIY

"Tujuannya untuk menampung segala aspirasi masyarakat dalam pengembangan, pembinaan dan pelestarian seni budaya yang berada di tingkat desa, sehingga dapat memperkuat keberadaaan kebudayaan daerah dan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat tentang kebudayaan," katanya, kepada Tribunjogja.com, Kamis (17/12/2020).

Upaya pengembangan kebudayaan di tingkat desa tersebut telah tertuang dalam Pergub nomor 36 Tahun 2014 tentang Desa/Kelurahan Budaya. 

Point dari pergub tersebut yakni, Desa/Kelurahan Budaya adalah desa yang mengaktualisasikan, mengembangkan, dan mengkonservasi kekayaan potensi budaya yang dlimilikinya yang tampak pada adat dan tradisi, kesenian, permainan tradisional, bahasa, sastra, aksara, kerajinan, kuliner, pengobatan tradisional, penataan ruang, dan warisan budaya. 

"Ini merupakan salah satu penanda penting pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan di DIY," ujarnya.

Aris melanjutkan, program pengembangan Desa Budaya menjadi fokus Pemerintah DIY karena sangat strategis bagi upaya pencapaian ketahanan budaya masyarakat. 

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved