Kompetisi Mandek, Penyerang PSIM Yogyakarta Rintis Bisnis Kopi

Mandeknya kompetisi sepak bola Tanah Air tak dipungkiri berdampak langsung pada kondisi finansial para pesepak bola.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
(Dok PSIM)
Penyerang PSIM Yogyakarta, Muhammad Dwi Rafi Angga 

TRIBUNJOGJA.COM - Mandeknya kompetisi sepak bola Tanah Air tak dipungkiri berdampak langsung pada kondisi finansial para pesepak bola.

Termasuk penyerang muda PSIM Yogyakarta, Muhammad Dwi Rafi Angga yang mengaku harus memutar otak agar tetap produktif selama kompetisi terhenti.

Bisnis kopi jadi pilihan Rafi Angga di tengah ketidakpastian kompetisi.

Dijelaskannya, bisnis kopi ini memang belum lama ia rintis, atau tepatnya ketika kompetisi sepak bola Tanah Air terhenti akibat pandemi Covid-19 yang berujung tidak keluarnya izin dari pihak keamanan.

"Selama libur kompetisi tentunya tetap berlatih bersama tim lokal di Medan. Ada usaha kecil-kecilan juga sih yang baru-baru ini dirintis, berjualan kopi. Usaha ini baru dimulai ketika kompetisi vakum," ujar Rafi Angga kepada Tribun Jogja, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Mobil Terbaik Harganya Saat Dijual Lagi Versi GridOto Award 2020

Baca juga: Info Pembelian PlayStation 5 (PS5) Pada Januari 2021 di Indonesia

"Jadi ide awal bisnis ini tercetus saat teman sesama pesepak bola yang memperkuat Persiraja Banda Aceh menjalani training center di Yogyakarta beberapa waktu lalu. Nah saat itu, dia membawakan kopi khas Aceh, kemudian saya berpikir ada peluang usaha di balik itu," jelasnya.

Mengusung brand @ra96_coffee, yang merupakan inisial dari namanya serta nomor punggung di PSIM Yogyakarta, Rafi Angga menjual kopi arabika khas dataran tinggi Takengon, Gayo Lues, Aceh.

"Aceh kan memang dikenal sebagai sentra produksi kopi arabika, dengan kualitas kopi yang memang juara. Kopinya memang memiliki karakteristik aroma dan rasa yang khas. Kalau pecinta kopi datang ke Medan pasti yang dicari kopi jenis ini," ujar eks PSMS Medan dan Bogor FC ini.

"Kalau yang paling banyak peminatnya itu kopi arabika specialty sih, karena ini adalah kopi arabika terbaik di jenisnya. Kopi ini diperoleh dari proses pengolahan biji-biji kopi arabika pilihan," terangnya.

Baca juga: Tim SAR Fokuskan Pencarian Wisatawan Tenggelam di Pantai Parangkusumo Bantul ke Arah Timur 

Baca juga: Hp Gaming Anti Lag, Kriteria Ini Wajib Kamu Tahu Agar Tak Salah Beli

Sejauh ini, Rafi Angga memasarkan produknya secara online melalui instagram @ra96_coffee maupun secara getok tular.

"Saat ini sih untuk pemesanan dan detail harga bisa cek lewat instagram @ra96_coffee atau instagram pribadi saya @mhddwirafiangga10. Tentunya ada keinginan ke depan usaha ini bisa jauh berkembang, dan direalisasikan dalam bentuk cafe," harapnya. (Han)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved