Breaking News:

Update Corona

Awas, Jangan Kasih Kendor Penerapan Protokoler Kesehatan, Meski Sudah Ada Titik Terang Vaksin Corona

Ada Titik Terang Vaksin Covid-19, Wali Kota Yogyakarta : Prokes Tetap Tidak Boleh Kendor

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Yudha Kristiawan
SHUTTERSTOCK/Nixx Photography
Ilustrasi : vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dan Moderna berbasis teknologi genetik yang disebut mRNA (messenger RNA). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wacana vaksin Covid-19 di Indonesia mulai menunjukkan titik terang.

Walau begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengingatkan warga masyarakat, supaya tidak kendor menerapkan protokol kesehatan.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengungkapkan, saat ini jajarannya mulai menyiapkan beberapa hal mengenai vaksinasi tersebut. Akan tetapi, tegasnya, pandemi belum berakhir dan masyarakat tetap harus mewaspadainya.

"Yang penting pada koordinasi ini ya, walaupun vaksin akan datang, protokol kesehatan tidak boleh kendor. Lha belum disuntik kok sudah merasa sehat," ungkap Haryadi.

Ilustrasi : Vaksin Covid-19 Pertama dari Program Vaksinasi Masal
Ilustrasi : Vaksin Covid-19 Pertama dari Program Vaksinasi Masal (AFP)

Ia tidak memungkiri, kabar mengenai vaksin yang kini sudah beredar luas memang memberikan angin segar bagi rakyat.

Terlebih, situasi pandemi yang terjadi hampir di sepanjang 2020 ini sudah memberi dampak dan pukulan telak.

"Kita tunggu saja, masyarakat boleh berharap, atau sedikit lega. Tapi, pelaksanaan protokol kesehatannya harus tetap dilaksanakan dan diawasi, tidak boleh kendor.

Ini belum apa-apa, kita masih menunggu hasilnya," cetus Wali Kota.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menuturkan, hingga kini pihaknya belum mendapat kepastian terkait tenggat waktu pengiriman vaksin, ataupun distribusinya ke daerah.

"Jadi, yang bisa kita siapkan sekarang adalah memetakan sasaran penerima vaksin, yang tidak berbayar dan masuk dalam program pemerintah itu, serta faskes mana saja di kota, yang siap vaksinasi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved