Breaking News:

Terima Aduan dari Masyarakat, Bawaslu Sleman Bersihkan APK Saat Pencoblosan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman  menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) saat pencoblosan Calon Bupati

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman  menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) saat pencoblosan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman. 

Ketua Bawaslu Kabupeten Sleman, M Abdul Karim Mustofa mengatakan banyak APK yang masih terpasang di beberapa titik.

Ia mendapat laporan dari masyarakat bahwa masih ada APK yang terpasang.

Baca juga: Dinas Pariwisata DI Yogyakarta Batasi Kunjungan Wisatawan di Pantai Saat Libur Akhir Tahun

Baca juga: Sebanyak 11,3 Persen Anak di Kota Yogyakarta Mengalami Stunting

Untuk menjaga kondusifitas selama pencoblosan, pihaknya kemudian melakukan pencopotan.

"Saat pencoblosan kami memang disibukkan dengan pencopotan APK. Ada temuan-temuan masyarakat terkait APK yang masih terpampang, bahkan baliho juga masih ada. Karena menjadi ranah kami, maka kami melakukan pencopotan," katanya, Kamis (10/12/2020).

Menurut pantauannya lokasi yang masih terpasang APK adalah Jalan Palagan, Plemburan, Jalan Kaliurang, dan di Kapanewon Depok.

Terkait hal tersebut, ia tidak bisa memastikan APK tersebut sudah terpasang lama atau sengaja dipasang menjelang hari H pencoblosan.

Terpisah, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman, Susmiarto mengakui jika masih ada APK yang masih terpasang, bahkan pada saat hari pencoblosan.

Pihaknya pun sudah semaksimal mungkin dalam melakukan penertiban APK. 

Baca juga: Pertashop Hadir untuk Mengisi Kecamatan yang Tidak Ada SPBU

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta : Tambahan 191 Kasus Baru, Sebagian Besar Kontak Keluarga

Ia mengungkapkan pada pelaksanaan pencoblosan, pihaknya dihubungi oleh Bawaslu Sleman untuk melakukan pencopotan APK.

Namun tidak ada personil yang bisa membantu.

"Kebetulan petugas habis karena sudah melakukan pembersihan APK sejak tiga hari lalu, jadi tidak sempurna. Akhirnya kami bisa membantu pembersihan APK hari ini,"ungkapnya. 

Ia pun berupaya agar seluruh wilayah di Sleman bersih dari APK.

Selain Satpol PP, pihaknya juga dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman. Tujuannya agar pembersihan APK lebih optimal. (maw)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved