Superball

Eks PSIM Yogyakarta Tekuni Profesi Sebagai Dosen

M Irfan tegaskan pentingnya investasi pendidikan bagi pesepak bola di Indonesia

TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Eks pemain PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman, M. Irfan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Lama terdengar kabarnya, pesepak bola asal Tegal yang beberapa musim sempat membela panji Laskar Mataram yakni M Irfan kini punya kesibukan anyar.

Setelah gantung sepatu 2015 silam, winger lincah berkepala plontos kini menekuni profesi sebagai dosen prodi Pendidikan Olahraga di Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Ya, karier sepak bola profesional M Irfan memang cukup lama dihabiskan bersama PSIM Yogyakarta, meski sebenarnya ia mengawali karier bersama PSIS Semarang, 2002-2005.

"Kenapa saya saat itu memilih PSIM Yogyakarta, karena di tahun 2005 di PSIS saingan saya pemain asing semua. Nah karena di PSIM Yogyakarta ada kesempatan untuk bermain reguler, akhirnya saya ambil kesempatan itu. Ya kalau saya bilang tonggak karier sepak bola saya itu justru bersama PSIM Yogyakarta, " ujar M Irfan saat berbincang dengan Tribunjogja.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pemain PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman Petik Pelajaran Berharga dari Kursus Kepelatihan

"Jujur saja, pengalaman paling berkesan semasa berkarier sebagai pesepak bola itu di Jogja. Atmosfer tim yang saya rasakan ketika itu sangat nyaman, dan ketika di lapangan pun bermain sepenuh hati. Sepakbolanya ramah, dalam artian menuntut tapi memberi impact ke pemain itu dukungan yang sangat bagus. Ya saya ibaratkan bermain di PSIM Yogyakarta itu kena di hati," imbuhnya.

Tiga musim berseragam Parang Biru, M Irfan berlabuh ke Persijap Jepara.

Namun bersama Laskar Kalinyamatan kariernya hanya semusim, sebab kemudian ia dipinang Persibo Bojonegoro tahun 2010.

Bersama Persibo, karirnya mencapai keemasan di bawah polesan pelatih Sartono Anwar.

Ia berhasil meraih juara 1 kompetisi Divisi Utama dan menjadi runner up best player Divisi Utama.

"Jadi perform saya itu betul-betul naik ketika di Jogja (PSIM), tapi bisa main di top performance itu ketika bersama Persibo Bojonegoro," ujar M Irfan.

Di tengah kesibukan menjalani profesi sebagai pesepakbola saat itu, M Irfan tak lantas mengesampingkan pentingnya pendidikan.

Baca juga: Eks Legiun Asing PSIM Yogyakarta Kembangkan Akademi Sepak Bola Bersama Sang Kakak

Sebab menurutnya pendidikan merupakan investasi yang penting bagi masa depan.

"Pendidikan S1 saya ambil prodi Kepelatihan Olahraga di Unnes, menjalani pendidikan selama delapan tahun karena saat itu masih aktif sebagai pesepakbola. Tahun 2015 atau tepatnya setelah gantung sepatu, saya memutuskan mengambil pendidikan S2 prodi Pendidikan Olahraga, selesai pendidikan 1 tahun 10 bulan. Alhamdulillah setelah merampungkan S2 kemudian langsung mendapat tawaran untuk mengajar di UNNES juga sampai sekarang," ujarnya.

Menurut Irfan, pemain sepak bola terutama yang saat ini masih berusia muda tetap harus menaruh pendidikan sebagai prioritas utama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved