Breaking News:

Pilkada Kota Magelang

654 Surat Suara Pilkada Kota Magelang 2020 Dimusnahkan, Ini Alasannya

654 Surat Suara Pilkada Kota Magelang 2020 Dimusnahkan dengan Cara Dibakar, Ini Alasannya

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Hari Susmayanti

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 654 lembar surat suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 dimusnahkan, Selasa (8/12/2020).

Surat suara ini dimusnahkan karena rusak dan lebih jumlahnya.

Pemusnahan surat suara dilakukan dengan cara dibakar di halaman KPU Kota Magelang, disaksikan oleh Bawaslu Kota Magelang, Polres Magelang Kota, Kodim 0705/Magelang, dan Desk Pilkada Kota Magelang.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto, mengatakan sesuai regulasi,pemusnahan surat suara yang rusak dan lebih dilaksanakan sehari sebelum pemungutan suara.

"Tinggal sehari pemilihan pada 9 Desember 2020, sesuai regulasi pada 8 Desember 2020, sehari sebelumnya, semua kebutuhan pemungutan dan kebutuhan suara sudah teralokasikan di TPS," katanya, Selasa (8/12/2020) di kegiatan pemusnahan.

Jumlah pemilih sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan adalah 93.609 orang.

Kebutuhan surat suara sendiri adalah jumlah DPT ditambah cadangan 2,5 persen yang dihitung dari jumlah DPT tiap TPS, sehingga total ada 96.065 lembar.

Baca juga: Ribuan Aparat Gabungan Amankan Pilkada Klaten, Kapolres: Kami Siapkan 3 Tim Besar untuk Patroli

Baca juga: Bawaslu DIY: Ada 6 Ribu Lebih Pelanggaran Pilkada, Gunungkidul Terbanyak

Setelah dilaksanakan penyortiran dan pelipatan, ternyata ada kelebihan 204 lembar dan rusak sebanyak 450 lembar. Total surat suara yang rusak dan lebih sebanyak 654 lembar.

Surat suara yang rusak ini karena pudar, sobek dan lainnya. Surat suara ini kemudian sudah diganti surat suara yang lebih layak.

"Kebutuhan surat suara untuk jumlah DPT ditambah 2,5 persen, dihitung dari jumlah DPT tiap tps. sehingga jumlah surat suara 96.065 lembar.

Proses pengadaan surat suara sudah kami lakukan dan proses sebelum distribusi melakukan sortir surat suara tersebut yang dikirim dari percetakan,"ujarnya.

"Hasil sortir dari kami ada kelebihan 204 lembar dan rusak 450 lembar. Maka pada hari ini kita akan memusnahkan surat suara yang rusak dengan kelebihan 654 lembar.

Sesuai regulasi paling lambat sehari sebelum pemungutan suara. Tanggal 8 Desember 2020, kita lakukan pemusnahan dan tak melebihi batasan regulasi," tambah Basmar.

KPU Kota Magelang sendiri mendistribusikan logistik untuk Pilkada 2020 ini ke tingkat PPS dan hari ini dikirimkan ke TPS.

"Kami mendistribusikan kelengkapan pemungutan perhitungan ke PPS, hari ini dari PPS ke TPS," katanya. (Tribunjogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved