Breaking News:

Muncul Fenomena Ribuan Istri di Sragen Minta Cerai ke Suami, Kondisi Ekonomi Jadi Alasan

Humas Pengadilan Agama (PA) Sragen, Muhammad Harits menjelaskan, total jumlah kasus perceraian di Sragen hingga November 2020 ada 1.911 kasus

Editor: Ikrob Didik Irawan
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi perceraian. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 1.387 perempuan di Sragen menggugat cerai suaminya. 

Data tersebut didapat dari catatan Pengadilan Agama (PA) Sragen sampai November 2020.

Humas Pengadilan Agama (PA) Sragen, Muhammad Harits menjelaskan, total jumlah kasus perceraian di Sragen hingga November 2020 ada 1.911 kasus. 

"Dari 1.911 kasus cerai itu, jumlah kasus cerai gugat (Istri) ada 1.387," tutur Harits, Senin (7/12/2020), 

Sementara untuk jumlah cerai talak (Suami) ada 524 kasus. 

Menurut dia, cerai gugat adalah pihak perempuan yang mengajukan permohonan cerai dengan suaminya. 

"Kalau cerai talak berarti yang mengajukan dari pihak laki-laki," ujarnya. 

Adapun faktor perceraian di Bumi Sukowati paling banyak dilatarbelakangi perselisihan dan faktor ekonomi. 

"Itu dua faktor yang sering jadi penyebab perceraian," ujarnya. 

Lebih lanjut ia menyampaikan, pendaftaran gugatan cerai harus dilakukan berdasar domisili sang istri. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved