Breaking News:

ADVERTORIAL

Jogja Smart Province Tuntaskan Permasalahan di Daerah dengan Inovasi

Jogja Smart Province merupakan program pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mempercepat penyelesaian permasalahan.

TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna Subagio
Kepala Diskominfo DIY, Rony Primanto Hari 

"Kami menggunakan SMA dan SMK karena tersebar di seluruh DIY dan merupakan kewenangan provinsi. Di sana dikembangkan fiber optic yang akan menjadi backbone jaringan internet. Tahun ini dibangun sepanjang 380 km melengkapi 80 km yang sudah dibangun sebelumnya yang dihubungkan 49 sekolah," paparnya. 

Rony menuturkan, nantinya jalur itu bisa dimanfaatkan oleh pemerintah kabupaten/kota dan bahkan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), wisata, dan sebagainya dengan pemanfaatan internet. 

Kedua, ialah integrasi, yang harus dibangun dari layanan-layanan yang ada sehingga menjadi layanan yang bisa dinikmati masyarakat dengan mudah dan murah.

Baca juga: Diskominfo DI Yogyakarta Bangun Backbone Fiber Optik Untuk Pemerataan Jaringan Internet 

"Misalnya melayani tentang perizinan itu diintegrasikan. Lalu, pelayanan kependudukan agar memudahkan orang kalau pindah dari satu kabupaten ke kabupaten lain," ucap Rony. 

Ketiga, aturan atau regulasi yang mana harus ada regulasi yang berubah.

Jika sebelumnya regulasi menggunakan teknologi analog saat ini diubah menjadi teknologi digital.

"Misalnya orang mau bayar pajak kendaraan bermotor tadinya harus antre sekarang sudah dibuat aturan bisa membayar tanpa harus datang," ungkapnya. 

Keempat, pembuatan roadmap atau perencanaan.

"Kami sudah membuat blueprint Jogja Smart Province. Di mana akan menjelaskan urutan-urutan atau jadwal serta jenis-jenis yang harus kita lakukan," tuturnya. 

Kelima dan paling penting, menurut Rony, yaitu sumber daya manusia (SDM).

Baik dari sisi pengelola TIK dan masyarakat yang akan memanfaatkan itu. 

"Jadi kita tidak hanya memberikan layanan tetapi masyarakat tidak tahu bagaimana caranya memanfaatkan teknologi itu. Makanya ada pelatihan-pelatihan pemanfaatan TIK itu," bebernya. (Tribunjogja.com)

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved