Breaking News:

ADVERTORIAL

Jogja Smart Province Tuntaskan Permasalahan di Daerah dengan Inovasi

Jogja Smart Province merupakan program pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mempercepat penyelesaian permasalahan.

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna Subagio
Kepala Diskominfo DIY, Rony Primanto Hari 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejak 2019, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mencanangkan Jogja Smart Province yang merupakan program pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mempercepat penyelesaian permasalahan yang ada di pemerintah kabupaten/kota di DIY. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY, Rony Primanto Hari mengatakan, melalui program ini akan diselesaikan permasalahan-permasalahan yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah kabupaten/kota sendiri. 

"Sebagai contoh permasalahan lalu lintas, lalu lintas di Kota Yogyakarta, semisal di Malioboro itu karena terpengaruh oleh pergerakan lalu lintas dari Sleman, Kulon Progo, dan lainnya. Kalau hanya diatur di kota saja itu tidak akan menyelesaikan masalah, harus diatur secara holistik dari seluruh DIY," ujar Rony kepada Tribunjogja.com.

Ia melanjutkan, begitu juga kejadian bencana alam misalnya.

Baca juga: Pemda DIY Bangun Jaringan Fiber Optik yang Menghubungkan 49 SMA/SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta

Sebagai contoh bencana Gunung Merapi walaupun berlokasi di Kabupaten Sleman, tetapi dampaknya dapat menyebar ke seluruh wilayah DIY.

Lalu, bencana lahar dingin, akan melewati sungai-sungai di seluruh DIY yang bermuara di sana. 

"Hal-hal seperti itu harus diselesaikan dengan TIK. Karena TIK saat ini tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan kita sehari-hari. Misalnya, bagaimana memanfaatkan TIK untuk mengatur lalu lintas, bisa dengan CCTV. Menghitung jumlah kendaraan yang lewat di suatu ruas jalan itu akan lebih cepat dan tepat. Begitu juga bencana lahar dingin kalau ada teknologi EWS (early warning system) dari ujung ke ujung lalu masuk informasinya kepada masyarakat akan meminimalkan dampak yang timbul dari bencana," urainya. 

Begitu juga dengan permasalahan kemiskinan, pariwisata, dan masih banyak lagi.

Rony menjelaskan, terdapat lima dimensi yang diatur dalam Jogja Smart Province.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved