Breaking News:

Muncul Pesan Berantai Soal Wacana Pemkot Solo Akan Lakukan Lockdown, Begini Tanggapan Satgas

Muncul Pesan Berantai Soal Wacana Pemkot Solo Akan Lakukan Lockdown, Begini Tanggapan Satgas

Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN-VIDEO.COM/ Aprilia Saraswati
ILUSTRASI - Sejumlah kota umumkan lockdwon atau karantina wilayah terkait pencegehan Virus Corona Covid-19 yang sudah mewabah di Indonesia dan dunia. Di antaranya Tasik, Tegal, dan Papua. 

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Pesan berantai tentang rencana penerapan lockdown di Kota Solo beredar luas melalui aplikasi perpesanan Whatsapp.

Dalam pesan berantai yang beredar tersebut, rencana pemberlakukan lockdown akan dimulai pada 10 Desember hingga 20 Januari mendatang.

Sontak hal itu membuat warga di Kota Solo menjadi heboh.

Menanggapai hal itu, Ketua Pelaksana Harian Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani membenarkan ada wacana tersebut.

Kendati Ahyani menyangkal jika itu disebut lockdown.

Kebijakan tersebut diambil menyusul angka penambahan kasus covid-19 di Kota Solo yang melonjak signifikan dalam sebulan terakhir.

"Ada ke arah situ, keadaanya seperti ini," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Jumat (4/12/2020).

"Bukan lockdown, bahasa kita pembatasan kegiatan," imbuhnya menekankan.

Ia menerangkan, hal tersebut masih tahap wacana, dan belum diputuskan mulai dan sampai kapan bakal diberlakukan.

"Belum dipelajari, nanti kita perbahurui surat edaran (SE) nya," aku dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved