Breaking News:

Pilkada Kota Magelang 2020

Ini Strategi Jitu Aziz-Mansyur 'AMAN' Tangani Pandemi dan Lindungi Masyarakat di Kota Magelang

Ini Strategi Jitu Aziz-Mansyur 'AMAN' Tangani Pandemi dan Lindungi Masyarakat di Kota Magelang

Istimewa
Calon wali kota Magelang nomor urut 1 dr. H. Muchammad Nur Aziz, Sp.PD., KGH saat melakukan kampanye pencalonannya di Pilkada Kota Magelang 2020 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pasangan Calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 nomor urut 1, dr. H. Muchammad Nur Aziz, Sp.PD., KGH dan KH Drs M. Mansyur, M.Ag atau AMAN sudah menyiapkan langkah untuk menuntaskan pandemi covid-19 jika memenangkan Pilkada.

Langkah-langkah yang disiapkan pasangan AMAN mulai dari tes massif untuk semua masyarakat, pemulihan ekonomi dan subsidi bagi mereka yang terdampak pandemi, pengobatan bagi mereka yang sakit, sosialisasi intensif dan upaya preventif, penambahan kapasitas dan tempat isolasi yang memadai dan tak ketinggalan para tenaga medis atau kesehatan yang juga harus dilindungi.

Menurut dr. H. Muchammad Nur Aziz, Sp.PD., KGH, strategi yang disiapkan ini akan mampu untuk menangani pandemi covid-19 di Kota Magelang.

Tak hanya di penanganannya saja, tetapi juga di sektor lain yang terdampak pandemi, utamanya adalah pemulihan dan subsidi ekonomi.

Tahap pertama adalah peningkatan kapasitas pengetesan yang dilakukan 1.000 sampel tiap minggu dan secara gratis.

"Pemerintah daerah memberikan penjelasan terhadap kondisi Covid-19, sehingga masyarakat tahu. Pemeriksaan yang massif. 1.000 per pekan harus tercapai dan itu gratis, karena pemerintah memang menyediakan dana itu," tuturnya.

Baca juga: Serasi dan Sehati, Paslon AMAN untuk Semangat Perubahan Kota Magelang yang Lebih Baik

Baca juga: Insentif dan Upah Layak dari AMAN untuk Guru dan Tenaga Honorer di Kota Magelang

Calon wali kota Magelang nomor urut 1 dr. H. Muchammad Nur Aziz, Sp.PD., KGH saat melakukan kampanye pencalonannya di Pilkada Kota Magelang 2020
Calon wali kota Magelang nomor urut 1 dr. H. Muchammad Nur Aziz, Sp.PD., KGH saat melakukan kampanye pencalonannya di Pilkada Kota Magelang 2020 (Istimewa)

Sosialisasi yang tepat, sehingga masyarakat akan paham.

Gerakan 3M, mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak yang jadi kunci. Tempat isolasi disediakan dalam jumlah cukup dan layak bagi mereka yang tak dapat melakukan isolasi mandiri.

"Sosialisasi. Kalau terkena harus bagaimana, isolasi. Kita tempat isolasi yang banyak. Setelah mereka mampu,  baru kita lakukan isolasi mandiri.

Kalau orang-orang di bawah, harus isolasi tempat berbeda dari rumahnya. Ketiga bagaimana penjelasan masyarakat untuk kalau meninggal pengelolaaannya beda, jangan sampai terjadi salah paham di antara masyarakat.

Halaman
123
Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved