Breaking News:

Dinkes Gunungkidul Awasi Secara Ketat 42 Pasien COVID-19 yang Jalani Karantina Mandiri

Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul pun mengizinkan sejumlah pasien menjalani karantina mandiri.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, ditemui di Bejiharjo, Karangmojo pada Rabu (02/12/2020) 

Selama dikarantina mandiri pun, ia menjamin pihaknya tak akan lepas tangan.

Sebab petugas Puskesmas akan secara rutin melakukan pengecekan dan pengawasan ketat terhadap kepatuhan protokol kesehatan.

Pasien yang dikarantina mandiri pun juga dipastikan dalam kategori asimtomatik, atau tanpa gejala.

Jika bergejala, Dewi mengatakan pasien akan dipindahkan ke rumah sakit rujukan.

"Seminggu sekali pasien yang bersangkutan juga akan kami ambil sampel swab-nya," ungkapnya.

Terpisah, Direktur RSUD Saptosari, dr Eko Darmawan, menyampaikan kapasitas tempat tidur bagi pasien COVID-19 masih mencukupi.

RSUD Saptosari turut ditunjuk untuk membantu penanganan pasien, meski belum resmi rujukan.

Hingga Rabu (02/12/2020), RSUD Saptosari menampung sebanyak 14 pasien rawat inap.

Mereka terdiri atas 11 pasien positif COVID-19 dan 3 pasien umum yang ditempatkan terpisah.

"Pasien COVID-19 kami tempatkan di lantai bawah, sedangkan pasien umum di lantai atas," kata Eko ditemui di Wonosari kemarin.

Baca juga: Update COVID-19 di Gunungkidul 2 Desember 2020, Tambahan 3 Kasus Positif Baru

Baca juga: 14 KPPS Positif COVID-19, Dinkes Gunungkidul Tekankan Pentingnya Pemeriksaan Dini

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved