Breaking News:

Kronologi Pesta Pernikahan Berujung Duka, Ratusan Tamu Undangan Diduga Keracunan, 1 Balita Meninggal

Ratusan tamu undangan yang makan di pesta pernikahan di Kabupaten Buton tersebut diduga mengalami keracunan makanan.

Editor: Yoseph Hary W
DEFRIATNO NEKE via kompas.com
KERACUNAN MAKANAN - Puluhan warga desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan pesta pernikahan, Minggu (29/11/2020). Akibatnya, puluhan warga menjalani perawatan di UGD RSUD Kabupaten Buton 

TRIBUNJOGJA.COM - Pesta pernikahan di Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara berujung duka. Ratusan tamu undangan yang makan di pesta pernikahan di Kabupaten Buton tersebut diduga mengalami keracunan makanan. 

Satu anak balita umur 3 tahun bahkan dikabarkan sampai meninggal dunia akibat dehidrasi setelah keracunan makanan tersebut. 

Informasi terakhir menyebutkan, korban dugaan keracunan makanan di pesta pernikahan tersebut telah mencapai 212 pasien. 

Jumlah korban keracunan tersebut diungkapkan Bupati Buton La Bakry ketika melihat kondisi para korban di RSUD Buton.

Bagaimana peristiwa dugaan keracunan di pesta pernikahan itu bisa terjadi, berikut laporan kompas.com dikutip Tribun Jogja. 

Keracunan makanan pesta pernikahan - Jumlah warga desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara diduga keracunan usai menyantap makanan di pesta pernikahan terus bertambah.
Keracunan makanan pesta pernikahan - Jumlah warga desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara diduga keracunan usai menyantap makanan di pesta pernikahan terus bertambah. (DEFRIATNO NEKE via kompas.com)

Jumlah korban keracunan makanan saat pesta pernikahan di Desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, terus bertambah.

Bupati Buton La Bakry mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan dan RSUD Buton terdapat 212 orang dirawat.

“Sebagian itu sudah kembali dan sebagian besar masih dirawat intensif di rumah sakit dan puskesmas. Ada 1 orang meninggal, balita umur 3 tahun, mengalami dehidrasi dan ada dugaan terlambat dibawa ke rumah sakit,” kata La Bakry saar melihat kondisi warga di RSUD Buton, Selasa.

Sebelumnya, pada Senin (30/11/2020) sore tercatat 23 pasien yang diduga mengalami keracunan makanan dirawat di UGD RSUD Buton.

Namun pada keesokan harinya bertambah menjadi 60 orang.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved